Pekerja Pabrik Sepatu Didominasi Perempuan, Ini Penyebabnya

- Kamis, 2 Juni 2022 | 15:49 WIB
Pekerja pabrik sepatu yang beroperasi di Kabupaten Rembang saat ini masih didominasi oleh kalangan perempuan. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Pekerja pabrik sepatu yang beroperasi di Kabupaten Rembang saat ini masih didominasi oleh kalangan perempuan. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Jumlah pekerja dua perusahaan raksasa berupa pabrik sepatu di Kabupaten Rembang belakangan makin membeludak.

Mereka berjubel di depan pabrik saat jam pulang kerja.

Namun, pekerja yang bekerja di dua pabrik tersebut saat ini masih disebut timpang dari sisi jenis kelamin.

Data dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Rembang, pekerja di dua pabrik tersebut masih didominasi kalangan perempuan.

Baca Juga: Beda Rasa Aspal Jateng dan Jatim di Perbatasan, Begini Tanggapan Bina Marga

Baca Juga: Tiga Perusahaan Raksasa Beroperasi di Rembang, Rekor Pencari Kerja Capai 4.660 Orang

Dari total sekira 4.854 pekerja di dua pabrik tersebut, hanya 543 orang yang merupakan laki-laki.

Sisanya, 4.311 pekerja merupakan kalangan perempuan.

Data tersebut dirangkum oleh Disperinaker Rembang pada awal 2022.

Dua pabrik sepatu tersebut adalah PT Parkland World Indonesia (PWI) di Pasar Banggi (Clangapan), dan PT HSK di Japeledok Pancur (Jalan Rembang-Pamotan).

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diburu Warga, STB Langka. Harganya Juga Melejit

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:46 WIB

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X