Empat Ekor Sapi dan Lima Kerbau Mati, Ratusan Ternak di Jepara Terindikasi Mengidap PMK

- Rabu, 1 Juni 2022 | 15:53 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan sapi di Jepara seiring maraknya ternak yang diduga terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK), Rabu 1 Juni 2022. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
Petugas melakukan pemeriksaan sapi di Jepara seiring maraknya ternak yang diduga terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK), Rabu 1 Juni 2022. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

Terdiri dari 113 sapi dan 25 kerbau.

Sebanyak empat ekor sapi dan lima ekor kerbau mati karena penyakit ini.

Meskipun belum dilakukan uji laboratorium terhadap semua ternak yang dilaporkan, namun dari kondisi ternak yang diduga PMK ini menunjukkan gejala klinis PMK, yaitu mengalami hipersalivasi atau ngiler, suhu badan tinggi, terdapat luka melepuh di gusi, mulut dan ludah, serta luka di kuku.

Baca Juga: Hasil Toulon Cup 2022 Jepang vs Aljazair : Simpan Pemain Barcelona FC, Jepang Ungguli Aljazair

''Sudah ada tujuh sampel dari wilayah Kecamatan Kedung, Bangsri, dan Kembang yang diuji laboratorium. Hasilnya semua posoitif terkonfirmasi PMK. Sehingga gejala yang sama pada ternak, langsung kami antisipasi dengan isolasi,'' ungkapnya.

Mengingat sudah mendekati Idul Adha, Mudhofir meminta kepada seluruh peternak di Jepara untuk melakukan karantina selama 14 hari agar PMK tidak menyebar.

Dengan karantina ini, diharapkan pada Idul Adha nanti, ternak-ternak sehat dan siap dijual untuk kurban.

Baca Juga: Info Terbaru Liga 3 : 17 Klub Liga 3 Ganti Nama, Putra Surya Magetan (Jatim) Menjadi Safin Pati FC (Jateng)

''Kalaupun ada yang terindikasi PMK, tidak perlu khawatir karena bisa diobati. Begitu ketahuan, bisa langsung ke dokter hewan untuk diobati dan dipisahkan dengan ternak lain. Jangan dibiarkan karena resiko bisa sampai ternak mati,'' terangnya.

***

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X