Tradisi Tebokan di Kudus, Pemdes Siap Gandeng Perusahaan Jenang

- Selasa, 31 Mei 2022 | 05:00 WIB
Kades Kaliputu, Kecamatan Kota Widiyo Pramono saat memberi keterangan awak media baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Kades Kaliputu, Kecamatan Kota Widiyo Pramono saat memberi keterangan awak media baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com – Pemerintah desa Kaliputu, Kecamatan Kudus kota mengaku bakal merangkul perusahaan jenang untuk dapat lebih aktif terlibat dalam tradisi Tebokan.

Keterlibatan perusahaan jenang sendiri dinilai menjadi penting untuk upaya branding desa tersebut sebagai sentra jenang.

Tebokan sendiri merupakan tradisi turun temurun yang ada di Desa Kaliputu. Biasanya tradisi itu akan dimeriahkan arak-arakan.

Baca Juga: Garasi Koperasi di Pati Kebakaran, Tiga Mobil Hangus Tinggal Kerangka

Dalam arak-arakan itu sendiri biasanya turut berisikan gunungan jenang juga tebokan atau semacam tampah dari anyaman bambu.

Kepala Desa Kaliputu Widiyo Pramono seusai dilantik mengatakan, tradisi tebokan sendiri akan digelar dalam waktu yang tak lama lagi yakni bertepatan 1 Muharram atau sekitar akhir Juli mendatang.

“Salah satu fokus kami dalam tradisi Tebokan nantinya kami ingin lebih merangkul lagi perusahaan jenang. Bagi kami ini penting untuk upaya branding Kaliputu,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga: Marwan Jafar: Pemda Perlu Buka Akses Permodalan IKM

Dia berharap bisa mengguyubkan perusahaan jenang yang ada saat ini.

Dari data yang dimilikinya sendiri tercatat ada sekitar 27 hingga 30 perusahaan berskala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta perusahaan besar yang ada.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X