CFD Perdana Sejak Pandemi di Kudus Pedagang Dibatasi, PKL Meluber di Luar Area CFD

- Minggu, 29 Mei 2022 | 22:10 WIB
Warga memindai barcode Peduli Lindungi di area CFD perdana sejak pandemi Covid-19 di Alun-alun Kudus, Minggu (29/5). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Warga memindai barcode Peduli Lindungi di area CFD perdana sejak pandemi Covid-19 di Alun-alun Kudus, Minggu (29/5). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Acara Car Free Day (CFD) perdana sejak pandemi Covid-19 di Alun-alun Kudus, Minggu (29/5) disambut antusias warga Kabupaten Kudus. Warga berharap CFD kembali digelar Minggu depan dengan jumlah PKL lebih banyak.

Meski jumlah PKL yang boleh berjualan dibatasi, namun banyak pedagang yang nekat berjualan di luar area CFD. Pemkab Kudus membatasi jumlah PKL yang berjualan di CFD perdana hanya sebanyak 100 PKK.

Mereka menggelar lapak di Jalan A Yani dan Ramelan Kudus. CFD digelar pukul 06.00 – 09.00 WIB. Namun, petugas Dishub sudah membubarkan PKL pada pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: Kabar Gembira, Ribuan PKL, Penjual Warung hingga Nelayan Kecil Bakal Dapat Bantuan

Lukman Hariyadi (40), salah seorang warga berharap jumlah PKL ditambah setidaknya sama seperti saat CFD digelar sebelum pandemi. “Tadi datang ke CFD jam 07.30 WIB, namun sudah banyak makanan yang habis. Minggu depan semoga jumlah PKL lebih banyak,” katanya.

Bupati Kudus Hartopo yang datang bersepeda memantau pelaksaan CFD mengimbau warga yang datang tetap mematuhi protokol kesehatan. Petugas memasang barcode Peduli Lindungi di Jalan A Yani.

Terkait protokol kesehatan, orang nomor satu di Kudus itu mengaku warganya sudah melaksanakan dengan baik. Beberapa masyarakat masih ada yang memakai masker.

“Sebenarnya dari imbauan pemerintah untuk di luar ruangan kan sudah diperbolehkan untuk lepas masker. Tetapi tetap berhati-hati,” katanya.

Hartopo menambahkan, jumlah pedagang akan ditambah lagi. Ia mengakui masih menjumpai pedagang yang nekat berjualan di luar zona yang ditetapkan. Padahal jumlahnya juga dibatasi hanya 100 pedagang yang boleh berjualan di Jalan A Yani dan Jalan Ramelan Kudus.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi Bulan Dana PMI Kudus Capai Rp 925,6 Juta

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X