Tok, Pasar Hewan Pamotan dan Kragan Ditutup, Terkait Penyakit Mulut dan Kuku

- Rabu, 25 Mei 2022 | 15:29 WIB
Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda Rembang mengecek hewan ternaik di pasar hewan Pamotan mengantisipasi potensi PMK. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda Rembang mengecek hewan ternaik di pasar hewan Pamotan mengantisipasi potensi PMK. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Pemkab Rembang memutuskan melakukan penutupan sementara aktivitas pasar hewan di Pamotan dan Kragan.

Penyebabnya adalah untuk mengantisipasi penyebaran lebih luas penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan yang dijualbelikan.

Baca Juga: Ribuan Ekor Sapi Blora Dibeli Pemprov DKI Jakarta

Sebagaimana surat edaran yang ditandatangi oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Dindakopukm) Kabupaten Rembang, Mahfudz, pasar hewan Pamotan ditutup pada 31 Mei dan 7 Juni 2022.

Baca Juga: Tiga Perusahaan Raksasa Beroperasi di Rembang, Rekor Pencari Kerja Capai 4.660 Orang

Dua tanggal tersebut adalah hari Selasa, sebagaimana hari pasaran untuk pasar hewan Pamotan.

Sedangkan pasar hewan Kragan ditutup pada 28 Mei dan 4 Juni 2022.

Kedua tanggal tersebut adalah hari Sabtu, sebagaimana hari pasaran untuk pasar hewan Pamotan.

Baca Juga: Ada 14 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku di Rembang, Ramuan Ini Bisa Diminumkan Ternak untuk Penyembuhan

Surat edaran tentang penutupan dua pasar hewan besar di Kabupaten Rembang itu sudah disosialisasikan kepada pihak terkait dan pengelola.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satu Jemaah Haji Asal Rembang Urung Diberangkatkan

Selasa, 14 Juni 2022 | 15:42 WIB
X