Pertama Kali, Penyakit Kuku dan Mulut Ditemukan di Kudus, Jumlahnya Delapan Kasus

- Selasa, 24 Mei 2022 | 20:06 WIB
Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda Rembang mengecek hewan ternaik di pasar hewan Pamotan mengantisipasi potensi PMK. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda Rembang mengecek hewan ternaik di pasar hewan Pamotan mengantisipasi potensi PMK. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK)yang menyerang ternak akhirnya ditemukan di Kudus.

Saat ini Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus mencatatkan ada delapan sapi yang ditemukan di tiga desa.

Temuan itu setelah Dinas Pertanian dan Pangan melakukan uji sampel.

Hasil laboratorium terkait sampel darah dari sembilan sapi di Kabupaten Kudus pun telah keluar.

Hasilnya, dari sembilan sapi itu delapan diantaranya dinyatakan positif penyakit mulut dan kuku.

Baca Juga: Tok! Mulai Besuk Peziarah Tak Bisa Lagi Naik Becak Menuju Menara Kudus

Meski begitu Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus tetap meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir.

Dengan penanganan yang tepat maka potensi kesembuhan dari PMK cukup tinggi.

PMK juga aman bagi manusia. Tidak akan menularkan ataupun menginfeksi ke manusia,” tegas Agus Setiawan, Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus.

Hasil positif itu diketahui setelah Dinas Pertanian dan Pangan mengirimkan sampel ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB

Momen Hari Pahlawan, Bupati Hartopo Ingatkan Persatuan

Sabtu, 12 November 2022 | 06:39 WIB

Di Kudus, 391 Orang Telah Daftar Seleksi PPPK Guru

Sabtu, 12 November 2022 | 06:33 WIB
X