Sepanjang Arus Mudik-Balik Tahun Ini, 22 Kasus Kecelakaan Terjadi di Rembang

- Minggu, 22 Mei 2022 | 21:11 WIB
Sejumlah titik di Jalur Pantura Kabupaten Rembang diidentifikasi oleh Satlantas sebagai black spot alias titik rawan kecelakaan sepanjang 2021 ini. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Sejumlah titik di Jalur Pantura Kabupaten Rembang diidentifikasi oleh Satlantas sebagai black spot alias titik rawan kecelakaan sepanjang 2021 ini. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Satlantas Polres Rembang mencatat, sebanyak 22 kasus kecelakaan terjadi di sepanjang pelaksanaan arus mudik dan balik 2022.

Kejadian tersebut terjadi di sejumlah ruas jalan Kabupaten Rembang, terutama yang menjadi akses arus mudik dan balik.

Data dari Unit Laka Satlantas Polres Rembang, dari keseluruhan kasus kecelakaan yang terjadi tersebut paling banyak berada di Jalan Pantura.

Baca Juga: Jatuh di Bawah Ban Truk Saat Nyalip, Pengemudi Supra di Pantura Lasem Tewas

Sisanya, adalah kecelakaan di jalan antarkecamatan.

Kanit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda Yeni Dwi Sukmawati menyatakan, dari kasus kecelakaan yang terjadi di Jalan Pantura, sebanyak 28 korban mengalami luka-luka.

Sedangkan korban tewas tercatat satu orang.

Baca Juga: Tepis Tiga Pinalti dan Raih Perunggu di SEA Games, Ernando Ari Ternyata Pernah Jadi Striker

“Jumlah kejadian 22 kecelakaan, korban meninggal 1 orang, korban luka 28 orang. Sedangkan kerugian material mencapai Rp 44.200.000,” jelas Yeni.

Kasus kecelakaan yang terjadi di Pantura Rembang memang cukup sering.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Ada Alsintan Yang Disalahgunakan

Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
X