Mbah Amir yang Tinggal di Gubuk Reot Dibawa ke Panti, Sang Kakak Bersyukur Sudah Dirawat

- Kamis, 19 Mei 2022 | 20:57 WIB
Mawar Hartopo saat mengantarkan Mbah Amir ke Panti Jompo Semarang. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Mawar Hartopo saat mengantarkan Mbah Amir ke Panti Jompo Semarang. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com – Mbah Maskim, kakak dari Mbah Amir, lelaki renta yang tinggal di rumah gubuk di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu mengaku begitu bersyukur.

Adiknya itu kini ada yang merawat.

Yakni setelah Mbah Amir diantarkan ke panti jompo Pucang Gading, Semarang.

“Syukur Alhamdulillah, saya hanya bisa mendoakan waras, slamet. Saya memang yang biasanya memberikan makan tapi kondisi saya sendiri sudah tua sudah mengkis-mengkis,” ujar Mbah Maskim saat menyaksikan diantarkannya Mbah Amir ke panti.

Rasa syukur itu diucapkannya lantaran adiknya bisa di bawa ke panti untuk mendapatkan tempat yang lebih baik.

Baca Juga: Gagal di SEA Games, Strategi Shin Tae-yong Tak Cocok Diterapkan di Timnas?

Apalagi dengan kondisinya yang juga cukup renta membuatnya tak begitu bisa merawat Mbah Amir dengan baik.

Mbah Amir memang sebelumnya tinggal di sebuah gubuk berukuran 1,5 x 2 meter.

Bangunan tempatnya tinggal itu dibuat ala kadarnya dari bambu dengan dinding banner yang biasa digunakan untuk spanduk.

Sementara atapnya terbuat dari asbes. Gubuk itu hanya terdapat satu ruangan, yakni tempat tidur saja.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengusaha Rokok Kecil di Kudus Dibantu Dua Mesin

Sabtu, 18 Juni 2022 | 04:01 WIB

Crazy Rich Kudus Bangunkan Jembatan untuk Warga

Kamis, 16 Juni 2022 | 23:57 WIB
X