Ada 14 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku di Rembang, Ramuan Ini Bisa Diminumkan Ternak untuk Penyembuhan

- Rabu, 18 Mei 2022 | 12:46 WIB
Hewan yang dijual di pasar hewan Pamotan diperiksa petugas. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Hewan yang dijual di pasar hewan Pamotan diperiksa petugas. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Jumlah kasus hewan ternak di Kabupaten Rembang yang terkonfirmasi penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini mencapai 14 ekor.

Hewan yang terjangkit PMK terdeteksi berada di tiga kecamatan yaitu Kaliori, Kragan serta Sarang.

Keberadaan hewan-hewan yang terjangkit PMK tersebut sudah teridentifikasi oleh petugas Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang.

Baca Juga: Diaudit, Proyek Mal Pelayanan Publik Rembang Jadi Temuan BPK

Baca Juga: Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Pasar Hewan Pamotan Disidak, Begini Hasilnya

Atas identifikasi tersebut, Bupati Rembang bersama Forkopimda telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar hewan Pamotan Selasa 17 Mei 2022 kemarin.

Hasilnya, seluruh hewan ternak yang berada di sana dinyatakan sehat dan layak jual.

Dalam kesempatan itu, Dintanpan juga melakukan sosialisasi terkait ciri klinis hewan yang terjangkit PMK kepada polangan dan peternak.

Baca Juga: Kepulauan Karimunjawa Jepara Dilanda Gempa, Terdengar Suara Gemuruh

Kepala Dintanpan Rembang, Agus Iwan Haswanto mengungkapkan, hewan yang terjangkit PMK akan memiliki sejumlah ciri klinis.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satu Jemaah Haji Asal Rembang Urung Diberangkatkan

Selasa, 14 Juni 2022 | 15:42 WIB
X