Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Pasar Hewan Pamotan Disidak, Begini Hasilnya

- Selasa, 17 Mei 2022 | 13:18 WIB
Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda Rembang mengecek hewan ternaik di pasar hewan Pamotan mengantisipasi potensi PMK. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda Rembang mengecek hewan ternaik di pasar hewan Pamotan mengantisipasi potensi PMK. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Rembang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar hewan Pamotan.

Sidak dipimpin langsung Bupati Abdul Hafidz serta didampingi Wabup Hanies Cholil Barro serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Agus Iwan Haswanto.

Dalam sidak tersebut Forkopimda mengecek secara acak kondisi hewan ternak yang dijualbelikan pada pasar hewan Pamotan.

Baca Juga: Antisispasi Penyakit Mulut dan Kuku Ternak, Dispertan Pati Siapkan Tim Respon Cepat

Baca Juga: Diaudit, Proyek Mal Pelayanan Publik Rembang Jadi Temuan BPK

Mereka mengecek secara fisik kondisi hewan apakah ada tanda-tanda klinis Penyaki Mulut dan Kuku (PMK) atau tidak.

Pengecekan dilakukan di beberapa titik penjualan pada pasar hewan tersebut.

Petugas tidak ingin kecolongan adanya PMK pada hewan yang dijualbelikan di wilayah Rembang.

Baca Juga: Ada 14 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku di Rembang, Ramuan Ini Bisa Diminumkan Ternak untuk Penyembuhan

Baca Juga: Peternak di Kudus Diimbau Tak Beli Hewan Ternak dari Jawa Timur

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satu Jemaah Haji Asal Rembang Urung Diberangkatkan

Selasa, 14 Juni 2022 | 15:42 WIB
X