Sedekah Laut Juwana, antara Tradisi, Doa dan Harapan

- Senin, 16 Mei 2022 | 16:45 WIB
   Satpolair Polres Pati saat bersama warga menurunkan miniatur kapal berisi sesajen untuk dilarung. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Satpolair Polres Pati saat bersama warga menurunkan miniatur kapal berisi sesajen untuk dilarung. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka-muria.com – Sejak Minggu (15/5) pagi, sejumlah warga Kecamatan Juwana khususnya di Desa Bendar tampak bersiap di tempat pelelangan ikan (TPI) Juwana.

Mereka tampak menggelar doa bersama sebelum menggelar tradisi sedekah laut.

Dalam prosesi itu, warga sebelumnya juga telah menyiapkan sejumlah sesajen yang ditata sedemikian rupa dalam miniature kapal.

Baca Juga: Dianggarkan dari Dana Desa Rp 2 Miliar, Kolam Ciblon Desa Jinanten Sudah Tiga Tahun Mangkrak

Setelah doa bersama itu, barulah miniature pembawa sesajen itu dinaikkan ke atas salah satu kapal milik nelayan.

Warga tampak bergotong royong dalam tradisi yang digelar turun temurun tersebut.

Bahkan para personil Satpolair Polres Pati juga tampak terlibat.

Mereka tak hanya melakukan pengamanan laut dengan melakukan pengawalan saja, namun juga ikut saat menurunkan sesajen ke tengah lautan untuk dilarung.

Baca Juga: Link Live Streaming Sepak Bola SEA Games Senin 16 Mei : Malaysia vs Kamboja, Thailand vs Laos

Bagi warga pesisir, tradisi sedekah laut memang memiliki arti penting.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temuan Kasus TBC di Pati Masih Tinggi, Ini Pemicunya

Kamis, 29 September 2022 | 07:47 WIB

Puluhan Ribu Pelanggar Lalu Lintas Terjaring ETLE

Kamis, 22 September 2022 | 06:55 WIB

Satu Desa di Pati Laporkan Kekeringan Air

Rabu, 21 September 2022 | 06:30 WIB

Bingung Bikin Perdes? Datang Saja ke Klinik Si Desa

Sabtu, 17 September 2022 | 14:26 WIB

Demokrat Pati Tekankan Kader Turun Dampingi Masyarakat

Jumat, 9 September 2022 | 17:47 WIB

Hingga Agustus, PAD Pasar di Pati Tembus Rp 5 Miliar

Kamis, 8 September 2022 | 15:57 WIB
X