Sampah Jangan Langsung Dibuang di TPA, Ketahui Bahayanya! Desa Di Jepara Perlu Didampingi Kelola Sampah

- Selasa, 12 April 2022 | 16:59 WIB
PENANGANAN SAMPAH: Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama Kepala DLH Farikha Elida melihat bantuan perusahaan untuk penangan sampah di desa-desa. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
PENANGANAN SAMPAH: Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama Kepala DLH Farikha Elida melihat bantuan perusahaan untuk penangan sampah di desa-desa. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com – Penyelesaian permasalah sampah bakal melibatkan semua perusahaan yang berdiri di Jepara.

Hal itu ditegaskan Bupati Jepara Dian Kristiandi pada Sosialisasi Desa Mandiri Sampah di Gedung Shima Setda Jepara, Selasa (12/4/2022).

Bupati menyampaikan, penyelesaian masalah sampah tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah.

Melalui CSR, perusahaan harusnya bisa ikut membantu masyarakat atau desa dalam hal pengelolaan, sehingga bisa di atasi.

Dengan jumlah sekitar 400 perusahaan yang berdiri di Jepara, ia meminta paling tidak ada dua perusaan yang mendampingi satu desa dalam penanganan masalah ini.

Dia Kristiandi menyampaikan, Jepara saat ini memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bandengan seluas 7,4 hektar.

Namun, kemampuan penampungannya setiap hari hanya 100 ton.

Sementara, jumlah produksi sampah warga masyarakat Jepara dalam sehari sebanyak 564 ton per hari.

Sehingga, lebih dari 400 ton sampah warga setiap hari dibuang sembarangan ke sungai, pinggir jalan, hingga dibakar.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

Jepara Usulkan UMK 2023 Rp 2.272.626,63

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:37 WIB

Pameran Krenova, Meriahkan Peringatan Hakteknas Ke-27

Selasa, 22 November 2022 | 11:36 WIB

HAB ke-77 Kementerian Agama Dimeriahkan Banyak Kegiatan

Selasa, 22 November 2022 | 06:17 WIB

Ketua DPRD Hibahkan Ambulans Untuk Pelayanan Gratis

Senin, 21 November 2022 | 16:57 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Jepara Gelar Bazar Pangan Murah

Jumat, 18 November 2022 | 14:30 WIB
X