Pemkab Rembang Uruk Lubang Jalan Pakai Pedel, Kurang Anggaran?

- Selasa, 5 April 2022 | 15:10 WIB
Kondisi salah satu lubang di Jalan Rembang-Pamotan yang diuruk menggunakan pedel. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Kondisi salah satu lubang di Jalan Rembang-Pamotan yang diuruk menggunakan pedel. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Penanganan lubang dan kerusakan jalan Ruas Pamotan-Rembang, sudah beberapa hari ini ditutup menggunakan material pedel.

Penambalan menggunakan material uruk pedel tersebut sudah dilakukan sejak beberapa hari belakangan.

Penambalan atas lubang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang berselang beberapa hari setelah ruas jalan tersebut menelan korban jiwa pengendara akibat kecelakaan.

Baca Juga: Jalan Lingkar Rembang-Lasem : Dana Pembebasan Lahan Rp 100 Miliar, Lewati Tiga Kecamatan dan 15 Desa

Bahkan ada informasi warga, salah satu kasus kecelakaan terjadi diduga lantaran pengendara terperosok ke dalam lubang jalan sehingga membentur truk hingga tewas.

Penambalan sekelas jalan kabupaten menggunakan tanah pedel sontak membuat warga bertanya-tanya.

Muncul asumsi apakah penambahan dengan pedel lantaran Pemkab Rembang kurang memiliki anggaran memadai untuk pemeliharaan jalan.

Baca Juga: Waduh, Jalan Rusak Masih Jadi PR Pemkab Rembang

Salah satunya adalah Mulat Riasnan.

Warga Pamotan yang kerap melintas Ruas Pamotan-Rembang itu memandang, meski sudah ditambal pedel, kondisi jalan pada ruas itu masih membahayakan pengendara.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Ada Alsintan Yang Disalahgunakan

Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
X