Pijat Plus-plus Rembang : Terapis Bayar Denda Rp 1 Juta, Segel Warung Langsung Dibuka

- Sabtu, 2 April 2022 | 20:49 WIB
Satpol PP telah memanggil pihak yang terlibat dalam praktik pijat plus-plus di Sluke dan memberikan sanksi denda. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Satpol PP telah memanggil pihak yang terlibat dalam praktik pijat plus-plus di Sluke dan memberikan sanksi denda. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com - Satpol PP Kabupaten Rembang berhasil menangkap tangan praktik pijat plus-plus di Pantura Sluke Rembang, Jumat 1 April 2022 kemarin.

Tiga orang telah diamankan dan dimintai keterangan di Kantor Satpol PP Rembang, Sabtu 2 April 2022.

Mereka adalah pemilik usaha M (56).

Baca Juga: Satpol Ungkap Pijat Plus-plus di Sluke Rembang, Begini Modus dan Tarifnya

Dua lainnya adalah terapis pijat plus-plus masing-masing adalah ST (43) warga Kecamatan Pringapus Semarang serta SW (43) warga Gunungpati Semarang.

Kedua terapis merupakan pelayan warung kopi (warkop) milik M dan merangkap sebagai terapis pijat plus-plus di tempat tersebut.

Kasi Penindakan Satpol PP Rembang, Karnen menyatakan, setelah kejadian tersebut sudah melakukan sosialisasi terhadap warung kopi dilengkapi jasa pijat capek yang berada di sepanjang Pantura Kecamatan Sluke.

Baca Juga: Pijat Plus-plus Digrebek di Sluke, Perbuatan Mesum Tertangkap Tangan

Mereka diminta agar tidak melakukan usaha prostitusi berkedok warung kopi atau pijat capek.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Satpol PP akhirnya memutuskan menjatuhkan sanksi administrasi kepada tiga orang.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X