Banyak Perawat Digaji Rendah, PPNI Jateng Minta Pemerintah Daerah Pikirkan Nasib Perawat Honorer

- Kamis, 17 Maret 2022 | 14:41 WIB
Bupati Kudus Hartopo membuka Musda X PPNI Kabupaten Kudus usai peresmian gedung Kudus Nursing Center, Kamis (17/3). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Bupati Kudus Hartopo membuka Musda X PPNI Kabupaten Kudus usai peresmian gedung Kudus Nursing Center, Kamis (17/3). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

Kurnia menambahkan, pihaknya meminta pemerintah bisa mengakomodir perawat-perawat honorer tersebut untuk bisa diprioritaskan menjadi tenaga Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Selain itu, PPNI Jateng juga mendorong pemerintah dan stakeholder lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan perawat yang gajinya masih di bawah Upah Minimum Kabupaten/Kota.

“Karena sudah saatnya perawat memperoleh kesejahteraan yang lebih baik mengingat perawat sudah menjadi bagian yang sangat penting dari tugas kemanusiaan melawan covid-19,” pungkasnya.

Menanggapi itu, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan siap mengupayakan semaksimal mungkin agar perawat-perawat honorer di Kudus bisa diprioritaskan menjadi tenaga P3K. Utamanya mereka yang sudah punya masa kerja yang lama.

Namun bila memang tidak memungkinkan, dia akan mencoba untuk mengalihkan status mereka menjadi pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Sehingga dari segi pendapatan juga bisa bertambah dan kesejahteraannya juga bisa meningkat. Kami siap mendukung dan mengupayakannya,” katanya.

 

 

.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi Bulan Dana PMI Kudus Capai Rp 925,6 Juta

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X