Alasan Rangkap Jabatan, Golkar Copot Ketua Fraksi di DPRD Kudus

- Kamis, 17 Maret 2022 | 14:25 WIB
Ali Mukhlisin (kiri) dan Dedhy Prayogo (kanan). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Ali Mukhlisin (kiri) dan Dedhy Prayogo (kanan). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kudus merombak struktur pimpinan di tubuh Fraksi Golkar DPRD Kudus. DPD Partai Golkar mengirim surat ke pimpinan DPRD Kudus menunjuk Dedhy Prayogo menjadi ketua Fraksi Partai Golkar menggantikan Ali Mukhlisin.

Penyegaran ini dilaksanakan jelas adanya rolling komisi dan alat kelengkapan DPRD Kudus yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kudus Mawahib mengatakan, penggantian itu didasarkan hasil rapat koordinasi pengurus DPD Partai Golkar Kudus pada 21 Januari lalu. Dalam rakor itu diputuskaan adanya penyegaran pimpinan fraksi.

BACA JUGA : Partai Golkar Kudus Terjunkan Yellow Clinic Pacu Vaksinasi Covid-19

“Di internal Golkar sendiri memang ada aturan tidak boleh rangkap jabatan. Karena itu kami menindaklanjuti bersamaan momentum rolling setengah periode (2,5 tahun).

Selain menjabat ketua Fraksi Partai Golkar, Ali Mukhlisin juga menjadi ketua Komisi B DPRD Kudus.

Mawahib menambahkan, penggantian ini pimpinan fraksi merupakan kewenangan masing-masing fraksi di DPRD. Sesuai Tata Tertib DPRD Kudus disebutkan, fraksi adalah pengelompokan anggota DPRD berdasarkan konfigurasi partai politik hasil pemilihan umum.

Pimpinan fraksi yang telah terbentuk kemudian dilaporkan kepada pimpinan DPRD untuk diumumkan dalam rapat paripurna.

“Pengumuman di rapat paripurna itu sifatnya sunnah sebenarnya. Karena penunjukan pimpinan di fraksi merupakan kewenangan fraksi. Jadi sejak dikirimnya surat DPD Partai Golkar terkait penyegaran pimpinan fraksi itu, maka ketua yang baru sudah sah,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X