Pemkab dan Kemenag Teken Kerja Sama Turunkan Tengkes

- Selasa, 15 Maret 2022 | 06:22 WIB
Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Muh Habib (kanan) dan Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto, serta Kepala DP3AP2KB Kabupaten Jepara Inah Nuroniah menunjukkan Nota Kesepakatan program penyuluhan dan pemberdayaan percepatan penurunan  tengkes di Gedung Shima Setda Jepara, Senin (14/3). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Kepala Kankemenag Kabupaten Jepara Muh Habib (kanan) dan Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto, serta Kepala DP3AP2KB Kabupaten Jepara Inah Nuroniah menunjukkan Nota Kesepakatan program penyuluhan dan pemberdayaan percepatan penurunan  tengkes di Gedung Shima Setda Jepara, Senin (14/3). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara telah meneken nota kesepakatan dan rencana kerja. Naskah kerja sama itu tentang penyelenggaraan program penyuluhan dan pemberdayaan guna percepatan penurunan stunting atau tengkes.

Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan Bupati Jepara Dian Kristiandi yang diwakili Asisten I Sekda Dwi Riyanto, dengan Kepala Kantor Kemenag Jepara Muh Habib. Seremonial ini berlangsung di Gedung Shima Setda Jepara, Senin (14/3).

Di hadapan para peserta yang terdiri dari kepala Puskesmas, kepala KUA, dan pimpinan perangkat daerah terkait, Dwi Riyanto mengajak untuk sama-sama bekerja keras dalam menurunkan angka tengkes.

BACA JUGA : Diduga Caplok Lahan Warga, Bupati Sidak Proyek Properti di Karimunjawa

Karenanya, butuh komitmen dan dukungan semua pihak. Baik dari lintas sektor maupun antar lembaga, antar instansi vertikal, dan masyarakat.

“Perlu kerja keras menjalankan seluruh program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dalam menurunkan angka stunting di Jepara,” ujar Dwi membacakan sambutan tertulis Bupati.

Ia meminta agar intervensi pencegahan tengkes tak hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Namun, dilaksanakan pula oleh sektor yang lain, karena tingkat keberhasilan penurunan angka kasusnya juga sangat dipengaruhi oleh sektor non kesehatan.

Termasuk membangkitkan pemahaman serta kepedulian masyarakat, untuk mengoptimalkan perannya dalam upaya penanggulangan tengkes.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkomitmen dalam mendorong percepatan penanganan masalah stunting,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jepara Usulkan UMK 2023 Rp 2.272.626,63

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:37 WIB

Pameran Krenova, Meriahkan Peringatan Hakteknas Ke-27

Selasa, 22 November 2022 | 11:36 WIB

HAB ke-77 Kementerian Agama Dimeriahkan Banyak Kegiatan

Selasa, 22 November 2022 | 06:17 WIB

Ketua DPRD Hibahkan Ambulans Untuk Pelayanan Gratis

Senin, 21 November 2022 | 16:57 WIB
X