Harap Bersabar, Air PDAM Rembang Mampet karena Banjir, Lama Perbaikan Belum Dipastikan

- Selasa, 8 Maret 2022 | 11:06 WIB
Instalasi air baku milik PDAM Rembang di kawasan Sungai Jakinah Sale kebanjiran. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Instalasi air baku milik PDAM Rembang di kawasan Sungai Jakinah Sale kebanjiran. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Sebanyak sekira 9.000 pelanggan air PDAM yang berada di Kecamatan Rembang, Lasem dan Pancur dipastikan tidak bisa mendapatkan layanan karena instalasi di Sungai Jakinah Sale, kebanjiran pada Senin (7/3) petang.

Pihak PDAM terpaksa mematikan operasional di instalasi Jakinah karena semua komponen elektrik dan pompa terendam air.

Baca Juga: Banjir di Rembang, Pulang dari Madrasah Bocah Perempuan Tewas Terseret Arus Sungai

Instalasi dari Jakinah dimatikan sejak Senin pukul 16.00 kemarin karena air sungai meluap dan membanjiri rumah panel.

Air masuk ke rumah panel hingga mencapai ketinggian 50 centimeter.

Kabag Teknik PDAM Rembang, Rohmad menyatakan, belum bisa memastikan kapan aliran air untuk pelanggan kembali normal.

Sebab, perbaikan dampak kebanjiran pada rumah panel membutuhkan proses panjang.

Baca Juga: Jakinah Banjir, 9.000 Pelanggan PDAM di Rembang dan Lasem Siap-siap Tidak Dapat Air

Ia mengungkapkan, PDAM berencana melakukan perbaikan pada Selasa (8/3) pagi ini.

Perbaikan diperkirakan akan memakan waktu sampai sore hari.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X