Proyek Tol Demak-Tuban, Kudus Minta Dua Titik Simpang Susun di Lokasi Ini

- Senin, 21 Februari 2022 | 17:55 WIB
Konsultasi publik proyek jalan tol Demak Tuban yang digelar di aula lanai IV gedung Setda Kudus, Senin (21/2). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Konsultasi publik proyek jalan tol Demak Tuban yang digelar di aula lanai IV gedung Setda Kudus, Senin (21/2). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Setelah muncul usulan exit tol dan rest area, Pemkab Kudus juga meminta ada simpang susun pada proyek jalan tol Demak-Tuban yang melintasi Kudus.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kudus mengusulkan agar Kementerian PUPR membuat simpang susun jalan tol Ruas Demak-Tuban di dua titik.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus Arif Budi Siswanto mengatakan, kedua lokasi simpang susun yang nantinya bisa untuk keluar dan masuk tol yang diinginkan Pemkab Kudus itu diusulkan di di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati dan Desa Bulung Cangkring Kecamatan Jekulo.

BACA JUGA : Proyek Tol Demak–Tuban, Kudus Ogah Cuma Jadi Penonton Kendaraan Lewat

Simpang Susun di Jati Wetan nantinya tembus jalan nasional Jalan Lingkar Tenggara. Sedangkan simpang susun kedua di Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo berbatasan dengan Pati.

“Dua simpang susun ini bertujuan untuk mengurangi arus lalu lintas, baik di dalam Kota Kudus maupun untuk kepentingan akses pengembangan industri yang ada di kedua daerah tersebut,” katanya.

Usulan itu disampaikan langsung kepada Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Reni Ahiantini yang kebetulan mengikuti acara konsultasi publik rencana proyek Jalan Tol Ruas Demak-Tuban di Lantai IV Gedung Setda Kudus, via zoom, Senin (21/2).

Ia mengatakan, jika secara nomenklatur saja namanya simpang susun Kudus, tentunya tidak tepat jika berada di wilayah Kabupaten Demak. “Untuk itulah, kami mengusulkan dibangun di dua lokasi tersebut,” katanya.

Arif menambahkan, Kabupaten Kudus sebagai penyumbang cukai rokok cukup besar bagi negara sangat membutuhkan adanya simpang susun di dua lokasi.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi Bulan Dana PMI Kudus Capai Rp 925,6 Juta

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X