Covid-19 SMAN 1 Pamotan Klaster Kelas, Paling Banyak X IPA 2, Bermula dari Ruang Belajar Tertutup

- Minggu, 20 Februari 2022 | 18:42 WIB
Ruang kelas di SMAN 1 Pamotan disemprot disinfektan setelah 24 siswa dan 2 guru terpapar Covid-19. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Ruang kelas di SMAN 1 Pamotan disemprot disinfektan setelah 24 siswa dan 2 guru terpapar Covid-19. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Mereka yang batuk dan pilek ternyata beberapa tetap nekat masuk sekolah.

Ari juga menyebut, belakangan siswa agak sulit jika diminta membuka jendela kelas saat pembelajaran.

Sehingga, pembelajaran dilakukan di ruangan tertutup dengan AC.

Ada kemungkinan penyebarannya bermula dari situasi tersebut.

Baca Juga: Hafal Al-Qur'an 30 Juz, Enam Santri Ponpes An-Nuriyah Lasem Dapat Hadiah dari Pemprov Jateng

“Gejalanya pilek dan batuk. Ini kan memang waktunya hujan. Kemarin kami minta anak yang batuk pilek tidak perlu masuk. Ternyata tetap ada yang masuk. Mungkin penyebaran bisa melalui temannya. Mungkin dari rumah sudah sakit,” papar Ari.

Kepala SMAN 1 Pamotan, Soepartono memastikan, seluruh siswa yang PTM melewati pengecekan suhu di pintu gerbang sekolah.

“Dua guru yang juga terkonfirmasi memang akhir-akhir ini intensif berkomunikasi dengan siswa dalam rangka finalisasi SMPTN pendaftaran jurusan untuk kuliah,” terang dia.

Baca Juga: Ya Allah.. 3 Kartu Merah! Bandung United Ikhlaskan Gawangnya Dibobol Farmel FC : Hasil Liga 3 Nasional Minggu

Ia meminta seluruh siswa SMAN 1 Pamotan melakukan PJJ di rumah.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X