Mengikis Citra Negatif Pati dengan Penertiban eks Lokalisasi Lorok Indah

- Kamis, 3 Februari 2022 | 06:24 WIB
Salah satu lorong jalan di komplek eks lokalisasi Lorok Indah Pati. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Salah satu lorong jalan di komplek eks lokalisasi Lorok Indah Pati. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

“Jangan sampai saat buka Google yang terkenal malah LI,” ujar Wakil Bupati Pati Saiful Arifin baru-baru ini.

Hal itu yang meyakini penertiban eks lokalisasi itu menjadi penting untuk membentuk citra positif daerah.

Dengan citra positif itu tentu juga dapat membantu dalam menarik investor.

“Sejumlah riset menunjukkan bahwa 75 persen pengguna internet hanya memperhatikan hasil pencarian google pada halaman pertama. Termasuk saat ada tawaran investasi di Pati, maka riset awal yang bisa dilakukan investor adalah dengan mengetikkan kata kunci Kota Pati terkenal dengan apa. Jangan sampai nanti yang keluar justru dari sisi negatifnya,” tambahnya.

Baca Juga: Tegas! NU Pati Dukung Pembongkaran Lokalisasi Lorok Indah

Padahal, imbuh Safin, banyak hal dari Pati yang bernuansa positif, misalnya surplus padi yang tiga kali lipat dari total kebutuhan penduduk Pati.

Lainnya, sektor perikanan laut dengan kapal-kapal ber-Gross Tonnage (GT) besar.

“Armada kapal nelayan Pati juga jadi salah satu yang paling hebat di Indonesia. Semakin besar GT, semakin banyak tangkapan ikan yang didapat. Maka tak mengherankan bila Pati masuk dalam tiga daerah tangkapan ikan terbesar di Indonesia.Tapi semua itu kalah dengan berita-berita bermuatan kontroversi dan sensasi seperti LI,” ujarnya.

Dia tak mengharapkan nantinya warga Pati akan mewarisi stigma dan citra yang negatif terkait tersebut.

Baca Juga: Biaya Perjalanan Dinas OPD di Rembang Timpang, Ada yang Hanya Rp 283 Ribu Per Bulan

“Jangan sampai, anak-anak kita saat studi ke luar kota justru menjadi bahan ledekan kawan-kawannya lantaran lekatnya pandangan negatif LI dengan citra Pati,” tambahnya.

Safin juga pernah menawarkan solusi bagi warga penghuni LI yang memiliki usaha di bidang laundry dan rumah jamur.

Baca Juga: Ingin Menikmati Sarapan Ala Pedesaan di Tepi Sawah, Datang Saja ke Pasar Tiban Nglanjuk Cepu

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Pati : Penanganan Bencana Butuh Kajian Serius

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:52 WIB

Tiga Santri Pati Lolos Porsadin Tingkat Nasional

Rabu, 30 November 2022 | 22:27 WIB

UMK Pati 2023 Direkomendasikan Naik, Jadi Rp 2,1 Juta

Rabu, 30 November 2022 | 07:50 WIB

Tiba-tiba Desa di Pati Ini Diterjang Banjir Bandang

Senin, 28 November 2022 | 10:16 WIB

HGN 2022, MTs Negeri 1 Pati Luncurkan Buku Karya Guru

Minggu, 27 November 2022 | 23:29 WIB
X