Dana Desa Naik, Pemdes Diminta Jaga Kepercayaan Pemerintah Pusat

- Jumat, 28 Januari 2022 | 08:19 WIB
Petunjuk teknis dana desa terlambat sehingga diseminasinya pun tertunda dari jadwal. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)
Petunjuk teknis dana desa terlambat sehingga diseminasinya pun tertunda dari jadwal. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Bupati Haryanto meminta pemerintah desa (pemdes) di wilayahnya dapat memegang kepercayaan Pemerintah Pusat melalui pengelolaan dana desa yang baik.

Menurutnya, kepercayaan Pemerintah Pusat ditunjukkan dengan meningkatnya jatah dana desa di Pati.

"Dana desa 2021 senilai Rp 426,380 miliar, tahun 2022 menjadi Rp 427,096 miliar. Dana untuk 401 desa itu harus dikelola secara optimal untuk menjaga kepercayaan Pemerintah Pusat," ujarnya dalam Diseminasi Dana Desa di Pendapa Kabupaten Pati, baru-baru ini.

Baca Juga: Massa Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Hasil Seleksi Perades di Blora

Kegiatan di pendapa itu, dilakukan dengan peserta terbatas dan juga digelar virtual.

Selain diikuti OPD terkait, sosialisasi melibatkan camat dan kepala desa.

Menurutnya, diseminasi sedianya dilakukan pada akhir 2021.

Lantaran petunjuk teknisnya terlambat turun, maka pembagian dan penggunaan dana desa juga mundur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Pati Sudiyono menyebut, ada kebijakan baru berkait penggunaan dana desa untuk bantuan langsung tunai (BLT).

Baca Juga: Hujan Deras di Kudus Picu Longsor di Tiga Desa

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aklamasi, Gus Syafiq Jadi Nahkoda Ansor Pati

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:17 WIB
X