497 Motor Berknalpot Brong Ditindak, Larangan Disosialisasikan di Toko Onderdil dan Bengkel di Cepu

- Rabu, 26 Januari 2022 | 20:30 WIB
Petugas Satlantas Polres Blora sosialisasi tentang larangan menggunakan knalpot brong, ke salah satu pemilik bengkel dan toko aksesoris motor di Cepu. (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)
Petugas Satlantas Polres Blora sosialisasi tentang larangan menggunakan knalpot brong, ke salah satu pemilik bengkel dan toko aksesoris motor di Cepu. (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka-muria.com – Tindakan tegas telah dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Blora terhadap penggunaan knalpot brong.

Di beberapa kali razia, sedikitnya ada 497 motor berknalpot brong ditindak.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH menuturkan, penindakan knalpot berisik atau knalpot brong di Blora dilaksanakan periode 1 - 22 Januari 2022. 

"Di periode itu Sat Lantas Polres Blora telah menindak sebanyak 497 pelanggaran,’’ jelasnya, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga: Dahsyat, Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Jepara

Dikatakan, penindakan pelanggaran knalpot tidak standar tersebut dilaksanakan karena adanya keluhan dan aduan dari masyarakat.

Selain itu juga dalam rangka menindaklanjuti perintah Kapolda Jawa Tengah untuk mewujudkan Jawa Tengah zero knalpot brong.

Baca Juga: Temukan Satgas Covid-19 Sekolah Tak Skrining Tamu, Bupati Kudus Marah Ancam Setop PTM

Penindakan knalpot tidak standar ini dilaksanakan sesuai UU no 22 tahun 2009, pasal 285 (1) jo 106 (3) tentang setiap pengendara yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, seperti knalpot, dapat  dipidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp. 250.000.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRI Cepu Berbagi di Bulan Ramadan

Kamis, 28 April 2022 | 19:02 WIB

AKP Sudarno Jabat Kabag Ops Polres Blora

Sabtu, 16 April 2022 | 10:21 WIB
X