Pemkab Rembang Kembali Jadi Sorotan, Pengerjaan Proyek Mal Pelayanan Publik Mandek

- Kamis, 20 Januari 2022 | 15:11 WIB
Pengerjaan proyek APBD 2021 berupa pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di utara laun-alun berhenti sudah nyaris tiga pekan meski belum tuntas seratus persen. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Pengerjaan proyek APBD 2021 berupa pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di utara laun-alun berhenti sudah nyaris tiga pekan meski belum tuntas seratus persen. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com - Pemkab Rembang kembali menjadi sorotan publik terkait penyelesaian proyek APBD 2021.

Setelah sebelumnya proyek Jembatan Temperak Sarang gagal terlaksana, proyek lainnya yaitu pembangunan Mal Pelayanan Publik pun terancam putus kontrak.

Pengerjaan proyek tersebut mandek nyaris sudah sejak tiga pekan.

Baca Juga: 5 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Cepu

Hal itu menimbulkan tanda tanya, lantaran sebelumnya Pemkab Rembang sudah memberikan perpanjangan pekerjaan selama 50 hari mulai 20 Desember 2021.

Sejatinya proyek dengan nilai Rp 3.674.947.570 itu sudah habis masa kontraknya pada 19 Desember 2021 lalu.

Baca Juga: Dianggarkan Miliaran, Proyek Mal Pelayanan Publik di Rembang Terancam Tak Selesai, Ini Kendalanya

Namun, atas pertimbangan tertentu Pemkab memberikan tambahan waktu pekerjaan dan harus tuntas pada 7 Februari 2022.

Pantauan Suara Merdeka di lapangan kemarin, tidak ada satu pun pekerja yang melakukan aktivitas di proyek utara Alun-alun Rembang itu.

Dua pintu masuk menuju proyek tertutup rapat, dan salah satunya digembok.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabupaten Rembang Diguncang Gempa 2,8 SR

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:54 WIB
X