Pameran Tunggal Putut Pasopati: Berawal Ingatan Masa Kecil dan Dokumentasikan Artefak

- Rabu, 5 Januari 2022 | 16:25 WIB
Seorang pengunjung saat menikmati karya dari Putut Pasopati saat pameran tunggal bertemakan Nyebar Wineh di Sanggar Pandu Selasa (4/1) kemarin. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Seorang pengunjung saat menikmati karya dari Putut Pasopati saat pameran tunggal bertemakan Nyebar Wineh di Sanggar Pandu Selasa (4/1) kemarin. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka-muria.com – Suasana lantai dua Sanggar Pandu, Gabus terlihat berbeda selama lima hari terakhir ini.

Sejumlah instalasi, sket gambar, maupun drawing tertata dengan apik menghiasi setiap sudut ruangan.

Sejak akhir tahun 2021 itu, Putut Pasopati memang menggelar pameran tunggal seni rupa.

Dia membawa tema “Nyebar Wineh” yang merupakan wujud dari kenangannya di masa kecil.

Baca Juga: DBD Mengancam, Dinas Kesehatan Diminta Siapkan Penanganan

Sekaligus harapan untuk memunculkan semangat baru pada generasi muda untuk berkarya.

Tampak instalasi yang menunjukkan proses bertani dihadirkan dalam pameran yang digelar sejak 31 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 itu.

Dari padi, lumpang alu, wayang dari dami, kukusan, ani-ani (alat pemanen padi), serta gambar Dewi Sri ditata menggambarkan siklus kehidupan.

Putut mengatakan, dalam pameran ini didominasi hasil drawing yang dibuatnya dengan inspirasi melihat memori saat kecil di mana dia tinggal di dekat sawah.

Baca Juga: Peringati Harlah ke 49, DPC PPP Rembang Gelar Kegiatan Kemasyarakatan

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aklamasi, Gus Syafiq Jadi Nahkoda Ansor Pati

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:17 WIB
X