Pemkab Rembang Ajukan Izin Bangun Dua Jalan Hutan Perhutani untuk Rakyat

- Minggu, 2 Januari 2022 | 15:48 WIB
Satu-satunya jalan menuju kawasan Dukuh Pakel Desa Tahunan dari Kecamatan Sale yang melintasi hutan milik Perhutani dijanjikan akan diajukan izin perbaikan ke KLHK. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Satu-satunya jalan menuju kawasan Dukuh Pakel Desa Tahunan dari Kecamatan Sale yang melintasi hutan milik Perhutani dijanjikan akan diajukan izin perbaikan ke KLHK. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Pemkab Rembang menjanjikan membangun dua ruas jalan terpencil yang berada di tepi kawasan hutan Perhutani di Kecamatan Gunem dan Sale, demi kepentingan masyarakat.

Pemkab sedang mengajukan proses perizinan untuk membangun dua ruas jalan yang berada di kawasan Perhutani itu.

Dua ruas tersebut penting dibangun untuk memudahkan mobililitas masyarakat sekitar.

Dua jalan yang dalam proses perizinan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu adalah ruas Kajar-Pasucen di Kecamatan Gunem, serta ruas Karas-Rendeng yang berada di Kecamatan Sale dan Sedan.

Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia Piala AFF U23 2022, Empat Nama Dimungkinkan Absen

Untuk membangun dua ruas tersebut, Pemkab Rembang membutuhkan perizinan dari KLHK.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjelaskan, terkait perizinan ruas Kajar-Pasucen masih harus menunggu proses veirifikasi dari KLHK.

Persyaratan sudah dikirimkan kepada kementerian dan dimungkinkan Januari atau Februari tahun ini izin kelar.

“Jika diizinkan, ruas jalan itu akan dibangun sepanjang 3,6 kilometer pada tahun ini. Sumber anggarannya adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3 miliar,” jelas Hafidz kepada wartawan.

Baca Juga: Tiga Penghargaan Diraih Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diburu Warga, STB Langka. Harganya Juga Melejit

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:46 WIB

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X