Jepara Tuan Rumah Kursus Pelatih Pembina Pramuka Kwarda Jateng

- Selasa, 28 Desember 2021 | 07:23 WIB
Ketua Kwarcab Jepara Hesti Nugraha dan Bupati Jepara Dian Kristiando mengalungkan tanda peserta Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Jawa Tengah di Bumi Perkemahan, Pakis Adhi, Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, Jepara, Senin (27/12). (suaramerdeka.com/Sukardi)
Ketua Kwarcab Jepara Hesti Nugraha dan Bupati Jepara Dian Kristiando mengalungkan tanda peserta Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Jawa Tengah di Bumi Perkemahan, Pakis Adhi, Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, Jepara, Senin (27/12). (suaramerdeka.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com – Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerukan agar Pramuka harus siap menjadi garda depan perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saat melihat, gerakan Pramuka masih konsisten untuk menjaga Pancasila. Saya berharap tetap menjadi garda terdepan perekat NKRI,” katanya.

Hal itu disampaikan bupati selaku Ketua Majelis Pembina Cabang (Kamabicab) Pramuka Jepara, saat membuka Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah, di Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, Senin (27/12).

BACA JUGA : Jepara Juara II Festival Ketrampilan Pramuka Inovatif Tingkat Jateng

Bupati Dian Kristiandi dan Ketua Kwarcab Jepara Hesti Nugroho mengalungkan perwakilan peserta sebagai tanda dimulai pelatihan.

Hadir, Wakil Ketua Bidang Pembina Anggota Dewasa (Wakabinawasa) Jateng Kartono dan tim pelatih Pusdiklatda Kwarda Jateng, serta pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Jepara.

Ia mengatakan, sebagai wadah persemaian karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa, Gerakan Pramuka tentu harus berperan mendidik generasi milenial dewasa ini. Pramuka harus tetap konsisten dan fokus untuk mendidik karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI.

“Di era dgitalisasi ini, minat generasi milenial semakin menurun. Tantangan ini harus kita hadapi, agar mereka (generasi milenial), tidak hanya mengenal tapi menjadi bagian dari gerakan Pramuka ini,” kata Bupati, yang akrab disapa Andi itu.

Di tengah era digitalisasi, kata dia, minat generasi milenial terhadap pendidikan kepramukaan juga semakin menurun. Mereka lebih tertarik dengan gadget dan smartphone, dibanding dengan berinteraksi langsung dengan lingkungan sosial mereka.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X