Lantik Petinggi PAW, Bupati Kudus Ingatkan Kades Jangan Jadi Alat Politik

- Jumat, 17 Desember 2021 | 22:30 WIB
Bupati Kudus Hartopo melantik empat kepala desa hasil Pilkades PAW di pendapa kabupaten, Jumat (17/12) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH) (                                )
Bupati Kudus Hartopo melantik empat kepala desa hasil Pilkades PAW di pendapa kabupaten, Jumat (17/12) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH) ( )

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Kepala desa diminta tidak menjadi alat politik untuk kepentingan manapun. Mereka harus berkonsentrasi melayani masyarakat yang dipimpinnya.

Bupati Kudus Hartopo mengemukakan hal tersebut, Jumat (17/12) usai melantik empat kepala desa hasil Pilkades pergantian antarwaktu (PAW) di pendapa kabupaten. Usai pesta demokrasi, mereka diminta menyelesaikan dinamika yang muncul usai PAW. Kini, saatnya mereka membangun daerahnya masing-masing.

"Jangan jadi alat politik," katanya.

BACA JUGA : Keabsahan Berkas Pemenang Pilkades PAW Jati Wetan Dipertanyakan

Dia juga mengingatkan tahun ini ada sejumlah mantan petinggi yang menghadapi persoalan hukum terkait pengelolaan keuangan. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian serta bahan introspeksi.

"Kades harus transparan dalam menggunakan anggaran," ujarnya.

Hartopo meminta mereka segera berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait sistem kemasyarakatan di sekitarnya. Tugas mereka, memajukan daerahnya masing-masing.

Seperti diketahui, Pilkades PAW di Jekulo dimenangkan Cakades nomor urut tiga atas nama Anif Zjuhri. Dia memperoleh 125 suara dan mengalahkan pasangan nomor 1 atas nama Iswandi yang meraih 90 suara dan pasangan nomor urut dua atas nama Sri Ismoyowati yang hanya memperoleh 3 suara.

Desa Jati Wetan pemilihan dimenangkan Agus Susanto nomor urut satu. Agus memperoleh 76 suara, dan mengalahkan Eko Budi Hartono nomor urut dua yang memperoleh 49 suara.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X