Dianggarkan Rp 2 Miliar untuk Kembangkan Museum Patiayam

- Rabu, 8 Desember 2021 | 06:55 WIB
Sejumlah fosil Patiayam yang disimpan di Museum, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, baru-baru ini.(suaramerdeka.com/Anton WH)
Sejumlah fosil Patiayam yang disimpan di Museum, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, baru-baru ini.(suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Disbudpar Kabupaten Kudus tahun 2022 mengalokasikan Rp 2 miliar untuk pengembangan museum Patiayam. Dana sebesar itu diharapkan dapat digunakan untuk menjadikan museum Patiayam sebagai pusat edukasi dan wisata.

Museum diharapkan menarik semakin banyak wisatawan. Diakui, saat sekarang kondisi museum belum seperti kondisi ideal yang diharapkan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Mutrikah mengatakan berupaya dari tahun ke tahun mengupayakan alokasi pengembangan Patiayam. Namun, upaya tersebut masih belum berhasil karena pandemi.

BACA JUGA : Status Lahan Hambat Pengembangan Museum Patiayam

“Pembangunan Museum Situs Purbakala Patiayam sudah kami ajukan setiap tahun,'' tandasnya.

Catatan yang dihimpun, mulai tahun 2017, 2018, dan 2019 usulan sudah disampaikan. Bahkan pihaknya pernah mengajukan anggaran untuk pembelian tanahnya.

''Namun situasi keuangan Pemkab Kudus belum memungkinkan,” paparnya.

Tanah yang digunakan museum fosil saat ini masih berstatus menyewa tanah desa. Kondisi tersebut menyebabkan pembangunan tak bisa dianggarkan lewat dana cukai ataupun DAK.

 “Alhamdulillah untuk 2022 akhirnya bisa dianggarkan,'' ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemodal Tiongkok Minati Investasi Biogas di Kudus

Senin, 24 Januari 2022 | 06:55 WIB

Polisi Sikat Pelaku Judi Online di Kudus

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kebakaran di Pasar Kliwon, Kantor BRI Unit Kota Ludes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:23 WIB

Hanura Perintahkan Kader Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 30 Desember 2021 | 17:20 WIB
X