Wabup Pati Tawari Penghuni Lorok Indah Usaha Lebih Layak

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:06 WIB
 Penghuni lokalisasi prostitusi Lorok Indah (LI) diminta menaati aturan dan diberi tawaran pekerjaan layak di luar kompleks tersebut. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)
Penghuni lokalisasi prostitusi Lorok Indah (LI) diminta menaati aturan dan diberi tawaran pekerjaan layak di luar kompleks tersebut. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)

Dalam rapat tersebut disampaikan peringatan ketiga kepada penghuni untuk membongkar bangunannya di LI bersifat final.

Karena itu, dia meminta mereka mematuhi. Dia menjelaskan, batas waktu peringatan ketiga berkhir pada 31 Desember 2021.

"Beberapa solusi sudah kami tawarkan. Berarti kan tidak ada persoalan. Kalau masih mempertahankan usaha prostitusi di sana, karaoke di sana, salon di sana, kuliner dan lain-lain di sana, memang tidak bisa. Justru kalau dibiarkan nanti saya yang melanggar," paparnya.

Baca Juga: Komdis PSSI Jatim Menghukum Persibo, Dinyatakan Kalah vs Mitra Surabaya, Terancam Tak Lolos 16 Besar

Bupati menegaskan, kawasan Lorok Indah tidak dapat digunakan kegiatan lain di luar pertanian.

Mengingat kawasan tersebut masuk dalam lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Karenanya, bangunan yang ada di atasnya berikut kegiatan yang menyertainya harus dibongkar dan dihentikan.

Sementara, Ketua Paguyuban LI Mastur mengungkapkan, banyak penghuni yang tidak mempunyai tempat tinggal di luar kompleks lokalisasi prostitusi terbesar di Pati itu.

Baca Juga: KONI Kudus Optimalkan Atlet Lokal Hadapi Porprov 2023

Penghuni juga banyak menjalankan usaha di LI, seperti jasa laundry dan tempat pencucian motor.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pj Bupati Pati Minta OPD Tak Hindari Aduan Masyarakat

Kamis, 12 Januari 2023 | 07:03 WIB
X