Layanan Pembuatan Akta ke Pelosok Desa, Disambut Gembira

- Kamis, 25 November 2021 | 06:01 WIB
Warga Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara antri pembuatan Akta Kelahiran di Balai Desa setempat, Rabu (24/11). (suaramerdeka.com/Sukardi)
Warga Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara antri pembuatan Akta Kelahiran di Balai Desa setempat, Rabu (24/11). (suaramerdeka.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com – Warga yang menetap di pelosok pedesaan dan sangat jauh dari pusat kota berharap pelayanan pembuatan Akta Kelahiran lebih sering dilaksanakan.

“Pelayanan seperti ini sangat baik, karena memudahkan masyarakat. Untuk itulah perlu ditingkatkan kuoatanya. Kasihan yang sudah pada ikut datang, tidak bisa langsung tertangani,” ujar Sukaryadi warga RT 08/RW 2, Desa Batealit, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, saat menghadiri pelayanan pembuatan Akta Kelahiran di Balai Desa setempat, Rabu (24/11).

Dia berharap, progam ini dilanjutkan tahun depan, dan kuotanya ditambah. Pada pelayanan kemarin, kuota hanya untuk 30, yang datang seratus lebih. Pendapat serupa juga dikemukakan, Jumrotun , warga RT 15/RW 4. Dia minta, pelayanan tahun depan bisa dijadwalkan 3 hingga 4 kali, dan kuotanya mencapai 100 lebih.

BACA JUGA : Uang Penyalahgunaan Dana Bergulir di Jepara Dikembalikan

Harapan serupa juga disampaikan Petinggi Bategede Bambang Eko Susilo. Dengan semakin mudahnya mendapatkan layanan Akta Kelahiran, dan pelayanan kependudukan lainnya, menjadi warga semakin tertib dan disiplin dalam mengurus segala administrasi kependudukan.

“Kami sagat berterima kasih Kecamatan membuka pelayanan langsung ke desa. Smeoa, ke depan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Bagi warga Bategeda yang tempat tinggalnya kurang lebih 40 KM dari pusat Kota Jepara sangat antusias menyambut mendapatkan layanan pembuatan akta kelahiran yang difasilitasi Kantor Kecamatan Nalumsari.

Sebab, walau pembuatan Akta Kelahiran gratis, kalau mengurus langsung sangat jauh dan butuh ongkos transportasi.

Camat Nalumsari Mutamadin Arif didampingi Kasi Pelayanan Umum Suroto mengatakan, kuota pelayanan dibatasi. Selain masih dalam pandemi covid-19, juga keterbatasan petugas. “Kami berharap, warga semakin meningkat kesadarannya dalam mengurus administrasi kependudukan,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jepara Usulkan UMK 2023 Rp 2.272.626,63

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:37 WIB
X