Waduh, Ratusan Warga Rembang Masuk Ketegori Miskin Ekstrim

- Selasa, 23 November 2021 | 16:15 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz memberikan pengarahan di hadapan pendamping PKH terkait targer pemerintah mengenai penurunan angka kemiskinan ekstrim. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Bupati Rembang Abdul Hafidz memberikan pengarahan di hadapan pendamping PKH terkait targer pemerintah mengenai penurunan angka kemiskinan ekstrim. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Ia juga berharap, pendamping PKH bisa memberikan keterampilan dan peluang usaha bagi 35.074 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pemkab juga telah membantu fasilitas pinjaman Rp 5 juta tanpa bunga dan agunan untuk warga.

Dengan optimalisasi program tersebut, targetnya KPM PKH bisa keluar dari kemiskinan.

Demi mencapai tujuan tersebut, juga digelar peningkatan kapasitas pendamping PKH pada Senin kemarin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Agus Salim mengungkapkan, kegiatan tersebut digelar salah satunya untuk mencapai terlaksananya kapasitas peningkatan SDM PKH.

Baca Juga: 4 Desa di Kudus Gelar Pilkades Antar Waktu, Polres Siagakan Personel

"Meningkatkan kemampuan SDM dalam menghadapi permasalahan di lapangan, meningkatkan kekompakan SDM PKH dan mengeksplorasi permasalahan di lapangan," papar Agus.

Agus yang merupakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Rembang menyebutkan, peserta 145 orang yang terdiri dari SDM PKH, koordinator lapangan dan ajun pangkalan.

Mereka selama 2 hari mendapatkan pembekalan dari Wakil Ketua DPRD Rembang, Ridwan dan praktisi penanganan kemiskinan.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wajah Kota Rembang Diminta Diperbaiki

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:58 WIB
X