Bahas RAPBD 2022, DPRD Kudus Nilai Kontribusi PAD Masih Minim

- Selasa, 23 November 2021 | 07:05 WIB
Ketua DPRD Kudus Masan disaksikan Bupati Kudus Hartopo meneken usulan Raperda yang akan dibahas 2022 pada rapat paripurna, Senin (22/11). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Ketua DPRD Kudus Masan disaksikan Bupati Kudus Hartopo meneken usulan Raperda yang akan dibahas 2022 pada rapat paripurna, Senin (22/11). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Masih minimnya kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kudus menjadi sorotan legislatif dalam pembahasan RAPBD 2022. Anggota Fraksi Partai Nasdem Sudjarwo mengatakan, Fraksi Partai Nasdem menyoroti kontribusi PAD hanya 30 persen dari total pendapatan daerah.

Hal itu diungkapkan Sudjarwo saat membajakan Pandangan Umum Fraksi Nasdem atas RAPBD 2022 pada rapat paripurna di gedung DPRD Kudus, Senin (22/11) siang.

Dalam RAPBD 2022 mendatang, pendapatan daerah Kabupaten Kudus diproyeksikan sebesar Rp 1,6 triliun. Rinciannya, pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp 1,1 triliun. Pendapatan itu berasal dari dana perimbangan, dana insentif daerah, dan dana desa, serta transfer antar daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 140,5 miliar.

BACA JUGA : Telat Kirim RAPBD Perubahan, Bupati Kudus Minta Maaf di Rapat Paripurna

Sementara itu, target PAD dalam RAPBD 2022 ditargetkan sebesar Rp 382 miliar. Sementara untuk rancangan belanja daerah pada RAPBD 2022 mendatang adalah sebesar Rp 1,7 triliun. Rinciannya Rp 1,3 triliun untuk belanja operasional, Rp 158,7 miliar untuk belanja modal.

Kemudian untuk belanja tak terduga dianggarkan sebesar Rp 14,8 miliar, dan belanja transfer adalah sebesar Rp 264,4 miliar .

“Bisa kita lihat bahwa struktur APBD Kabupaten Kudus masih bergantung pada transfer dari Pemerintah Pusat. Sementara PAD hanya 30 persen dari total uang APBD Kudus,” kata Sudjarwo.

Melihat realita ini, Fraksi Nasdem mendesak Pemkab Kudus untuk meningkatkan PAD. “Perlu mendata ulang wajib pajak, menjalin kerjasama dengan swasta dan melakukan pembenahan manajemen pajak darah. Baik dalam pengorganisasian maupun penempatan ASN yang berkompeten,” katanya.

DPRD Kudus mengebut pembahasan RAPBD 2022 dengan menggelar tiga rapat paripurna sekaligus dalam sehari. Tiga sidang paripurna digelar secara maraton dalam sehari agar proses pembahasan APBD 2022 tidak terlambat.

Sidang paripurna pertama dengan agenda penyampaian nota Rancangan APBD 2022 dilaksanakan pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB sidang kedua yakni penyampaian Pandangan Umum Fraksi atas nota Rancangan APBD 2022.

Senin malam, DPRd Kudus melanjutkna rapat paripurna dengan dengan agenda jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB.

Bupati Kudus Hartopo menyampaikan Pemkab Kudus bersama DPRD siap untuk menyelesaikan pembahasan APBD 2022 secara tepat waktu. Pihaknya tak ingin keterlambatan pembahasan APBD Perubahan 2021 beberapa waktu lalu terulang lagi

Hartopo mengatakan, pembahasan APBD 2022  dengan siswa waktu yang ada memang mepet. Krena itu perlu dikebut, namun tetap sesuai prosedur yang ada. “APBD 2022 harus sudah diselesaikan tanggal 30 November ini. Pokoknya sebelum tanggal itu harus sudah selesai,” katanya.

Dalam RAPBD 2022 ini, pihaknya belum berani menganggarkan banyak hal di luar kepentingan Covid-19. Mengingat tidak ada yang tahu kapan pandemi akan segera berakhir.

Walau demikian, pihaknya juga akan menganggarkan perawatan dan pembangunan infrastruktur yang mendesak untuk diadakan. Seperti perbaikan jalan dan kebutuhan infrastruktur lainnya.

Pemkab sendiri, imbuh dia, masih berharap PMK 206 terkait pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Temabakau (DBHCHT) bisa luwes bagi Kudus. Terutama untuk pembangunan-pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kudus.

Halaman:
1
2

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Sikat Pelaku Judi Online di Kudus

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kebakaran di Pasar Kliwon, Kantor BRI Unit Kota Ludes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:23 WIB

Hanura Perintahkan Kader Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 30 Desember 2021 | 17:20 WIB

Luas Kabupaten Kudus Bertambah 2.228 Hektare

Senin, 27 Desember 2021 | 07:25 WIB
X