Stadium General Bareng Dahlan Iskan, Gus Rozin : Santri Harus Cakap Pecahkan Segala Masalah

- Senin, 22 November 2021 | 08:04 WIB
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memotivasi mahasiwa Ipmafa Pati dalam stadium general, Sabtu (20/11). (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memotivasi mahasiwa Ipmafa Pati dalam stadium general, Sabtu (20/11). (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Rektor Institut Mathali'ul Falah (Ipmafa) Pati KH Abdul Ghofarrozin MEd mendorong kalangan santri, terutama mahasiswanya untuk berpikir melampaui batas (out of the box).

Tak hanya kompeten di bidang keilmuannya, tetapi juga dapat berperan sebagai pengusaha (enterpreneur) sebagai tambahan modal untuk menjawab tantangan dan memecahkan masalah apa pun.

Demikian disampaikan pria yang akrab Gus Rozin itu dalam Stadium General dengan tema "Menumbuhkan Spirit Santripreneur di Era Society 5.0", Sabtu (20/11).

Baca Juga: Keren, Paringga Jati Raras Tampil di Ajang Semarak Budaya Indonesia

Stadium general yang mengundang mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan itu berlangsung terbatas di Auditorium 1 dan 2 Ipmafa dengan mematuhi protokol kesehatan.

Acara juga disiarkan secara langsung melalui zoom meeting.

"Spririt entrepreneur ini pada aspek yang lain bisa kita terapkan. Saya kira Ipmafa memahami entrepreneur ini tidak semata-mata mencari duit, memonetisasi apa yang ada di hadapan kita. Tetapi entrepreneur itu adalah spririt, perjuangan, dan bisa hadir di mana pun sehingga dapat dikembangakn dalam dunia tarbiyah (pendidikan) kita," ujarnya.

Baca Juga: Dugaan Pungli Perizinan Tak Cukup Bukti, Kejari Kudus Tunda Penyelidikan

Ipmafa, kata mantan staf khusus presiden ini, bukan perguruan tinggi yang didirikan dan berada di tengah pesantren. Ipmafa merupakan perguruan tinggi berbasis pesantren.

"Ruh, spririt, karakter, dan keilmuan pesantren dikembangkan di sini. Karena itu kami mempunyai tiga prinsip, yakni nilai-nilai pesantren, riset, dan entrepreneur. Entrepreneur menjadi sangat penting karena persentasenya di negeri ini masih relatif kecil dan perlu didorong jumlahnya agar bangsa ini lebih maju," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temuan Kasus TBC di Pati Masih Tinggi, Ini Pemicunya

Kamis, 29 September 2022 | 07:47 WIB

Puluhan Ribu Pelanggar Lalu Lintas Terjaring ETLE

Kamis, 22 September 2022 | 06:55 WIB

Satu Desa di Pati Laporkan Kekeringan Air

Rabu, 21 September 2022 | 06:30 WIB

Bingung Bikin Perdes? Datang Saja ke Klinik Si Desa

Sabtu, 17 September 2022 | 14:26 WIB

Demokrat Pati Tekankan Kader Turun Dampingi Masyarakat

Jumat, 9 September 2022 | 17:47 WIB

Hingga Agustus, PAD Pasar di Pati Tembus Rp 5 Miliar

Kamis, 8 September 2022 | 15:57 WIB
X