Miliki Risiko Tinggi Bencana, Penanggulangan Bencana Alam di Jepara Disenergikan

- Kamis, 18 November 2021 | 17:19 WIB
Sinergi penanganan bencana di Jepara mulai disiapkan. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
Sinergi penanganan bencana di Jepara mulai disiapkan. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com – Kabupaten Jepara masuk menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang mempunyai risiko bencana tinggi.

Untuk mengantisipasi dampak yang besar, Pemkab Jepara mensinergikan penanggulangan bencana melalui Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Jepara.

Forum ini dikukuhkan bupati pada apel gabungan siaga bencana di alun-alun Jepara, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: DPRD Rembang Merekomendasikan Pemkab Membuat Kriteria Pihak Ketiga yang Terlibat Dalam Seleksi Perangkat Desa

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, FPRB ini terdiri dari lintas sektor yang ada di Kabupaten Jepara.

Mulai dari instansi pemerintah, relawan hingga organisasi masyarakat. Melalui FPRB ini, sinergitas lintas sektor dalam penanggulangan bencana diharapkan bisa semakin mantap.

''Forum ini tentu akan memperkuat soliditas, solidaritas dan sinergitas seluruh komponen yang ada di Jepara dalam menjadikan Jepara sebagai Kabupaten yang tangguh bencana,'' ungkap bupati.

Baca Juga: Apel Peringatan Milad 109 PDM Blora, Teguhkan Spirit Menebar Kebaikan dan Kemaslahatan Umat


Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan untuk Kabupaten Jepara terjadi pada Januari 2022.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Verval, Anggota Pramuka Jepara Hampir 65 ribu

Jumat, 30 September 2022 | 14:23 WIB

Cegah Anemia, Jepara Ajak Siswa Minum Tablet Tambah Darah

Selasa, 20 September 2022 | 17:27 WIB

Ribuan Nelayan di Jepara Terima Pas Kecil, Ini Manfaatnya

Selasa, 20 September 2022 | 06:48 WIB

Aliansi Mahasiswa Jepara Demo, Ini Tuntutannya

Rabu, 14 September 2022 | 17:21 WIB
X