Waduh, 48 Desa di Pati Terbanyak Miliki Warga Miskin

- Sabtu, 13 November 2021 | 06:00 WIB
Wakil Bupati Pati Saiful Arifin membahas penanggulangan kemiskinan bersama Bappeda dan OPD terkait. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)
Wakil Bupati Pati Saiful Arifin membahas penanggulangan kemiskinan bersama Bappeda dan OPD terkait. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Sebanyak 48 desa di Pati membutuhkan pendampingan khusus untuk mengurangi angka kemiskinan.

Pendampingan tersebut melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD).

"48 desa itu merupakan desa yang memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak di setiap kecamatan. Itu didasarkan atas data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) posisi Oktober 2020," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pati Pujo Winarno seusai rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di ruang Joyokusumo Setda Pati, belum lama ini.

Baca Juga: Maling Apes, Angkut Kayu Curian Pakai Motor, Malah Berpapasan dengan Dandim

Rapat yang dipimpin Ketua TKPK Saiful Arifin, yang juga wakil bupati Pati diikuti secara virtual oleh camat dan kepala desa yang wilayahnya akan mendapatkan bantuan.

Dalam kesempatan itu, juga hadir sejumlah kepala OPD terkait.

Dia menjelaskan, rencana pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran gubernur Jateng tertanggal 18 Mei 2021 tentang gerakan satu OPD satu desa dampingan.

Baca Juga: BPN Ukur Ulang Luas Kantor Kejaksaan Kudus, Ini Penyebabnya

Program itu telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dalam upaya kemiskinan.

Mengenai desa yang masuk DTKS, menurutnya telah melalui berbagai kajian.

Dia mencontohkan salah satu desa di Pati yang telah mendapatkan intervensi dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hadapi Liga 3 Nasional, Persipa Pati Mulai Gelar Latihan

Selasa, 21 Desember 2021 | 08:15 WIB
X