Kisah Istiqomah, Anak Penjual Sayur di Lasem Juara Nasional Racik Krim Antijerawat, Tidak Kuliah karena Biaya

- Rabu, 10 November 2021 | 06:15 WIB
Istiqomah Rohmah, bersama Kasek dan guru pembimbingnya menemui Bupati Rembang, Abdul Hafidz, di kantornya. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Istiqomah Rohmah, bersama Kasek dan guru pembimbingnya menemui Bupati Rembang, Abdul Hafidz, di kantornya. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Dari semua mata uji, Istiqomah dinyatakan sebagai yang terbaik.

Baca Juga: PSIR Rembang 'Mengamuk' Kalahkan Persipur, Cetak Rekor Baru Jumlah Gol Kemenangan di Liga 3 Jateng

Prestasi Istiqomah membuat Bupati Rembang Abdul Hafidz menyuarakan janji.

Bupati Hafidz menjanjikan memberikan beasiswa kuliah kepada Istiqomah di Jurusan Farmasi pada tahun depan.

Syaratnya, ia harus kuliah di universitas negeri dan lulus dalam jangka waktu 4 tahun.

Meski syarat bupati cukup berat, namun hal itu harus diraih oleh Istiqimah dengan kerja keras.

Sebab, bisa jadi ia tidak akan pernah mendapat kesempatan kuliah jika tidak dibantu pemerintah.

Baca Juga: Catat! Sabtu 13 November Ada Festival Bandeng Mrico di Lasem, Silakan Daftar Klik Tautannya di Sini

Kondisi ekonomi keluarga menjadi penyebabnya.

“Berharap janji itu terealisasi. Ini sedang mencari-cari kampus negeri, inginnya di Semarang. Tetap optimsitis bisa kuliah dalam 4 tahun sesuai syarat Bapak Bupati Rembang. Sebab, kalau kuliah Farmasi dengan biaya sendiri tentu tidak mampu,” kata Istiqomah.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X