Usulan Upah Minimum Kabupaten Jepara 2022 Masih Tunggu Data BPS

- Selasa, 9 November 2021 | 09:53 WIB
Ilustrasi Uang (pixabay/EmAji)
Ilustrasi Uang (pixabay/EmAji)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jepara sudah mendesak kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Jepara Tahun 2022 sebesar 10 persen.

Namun, hingga Selasa (9/11/2021), usulan UMK belum dibahas.

Dewan pengupahan masih menunggu data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga: Latihan Gabungan SAR, Praja IPDN Raih Nilai Tertinggi

Kepala Dinas Diskopukmnakertrans Kabupaten Jepara Samiaji mengungkapkan, berdasarkan PP 36/2021, data yang digunakan dalam menghitung UMP di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi.

Data ini masih menunggu dari BPS pusat.

Selain data tersebut, rumusan penentuan UMK juga meliputi komponen kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan.


''Kami belum bisa memperkirakan berapa UMK Jepara 2022, sebelum data-data yang dibutuhkan terlengkapi,'' katanya.

Baca Juga: Jepara Juara II Festival Ketrampilan Pramuka Inovatif Tingkat Jateng

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Imlek, Klenteng Dibersihkan Gotong Royong

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:50 WIB

Aklamasi, Hadi Sarwoko Terpilih Lagi Ketua PPNI Jepara

Minggu, 23 Januari 2022 | 05:51 WIB

Pertuni : Punya Anak Tunanetra Jangan Disembunyikan

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:55 WIB

Bawaslu RI Beri Apresiasi Pada Bawaslu Jepara

Rabu, 12 Januari 2022 | 10:44 WIB

Dokter Edwin Tohaga Ketua IDI Jepara

Senin, 10 Januari 2022 | 07:29 WIB

Jepara Kekurangan Jumlah Penghulu

Sabtu, 8 Januari 2022 | 16:19 WIB

Vaksinasi Anak di Jepara Dimulai dari Karimunjawa

Jumat, 7 Januari 2022 | 18:52 WIB
X