Menteri Pertanian Kunjungi Pertanian Terpadu Ramah Lingkungan, Ungkap Inovasi Varietas

- Sabtu, 6 November 2021 | 05:38 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo melihat produk penelitian Balingtan berupa pertanian terpadu berkelanjutan di Pati. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)
Mentan Syahrul Yasin Limpo melihat produk penelitian Balingtan berupa pertanian terpadu berkelanjutan di Pati. (suaramerdeka.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, sektor pertanian memiliki tantangan besar seiring terjadinya perubahan iklim.

Inovasi varietas pertanian yang sesuai dengan kondisi alam terkini sangat dibutuhkan.

Perubahan iklim akibat pemanasan global, menurutnya telah terjadi.

Bahkan, anomali cuaca yang ekstrem dan tidak terkendali membuat was-was.

Baca Juga: Empat Korban Belum Ditemukan, Beredar Video Detik-detik Perahu Berangkat Lalu Tenggelam di Bengawan Solo

"Iklim ekstrem sudah kita rasakan sekarang. Maka tantangan dan tanggung jawabnya sangat besar," katanya saat mengunjungi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) di Pati, Kamis (4/11) kemarin.

Secara khusus, dalam kunjungan itu Mentan fokus pada model pertanian terintegrasi (integrated farming) ramah lingkungan hasil penelitian Balingtan.

Penerapan pola pertanian tersebut merupakan upaya adaptasi perubahan iklim di lahan tadah hujan dengan prinsip bebas limbah (zero waste).

Baca Juga: Lantik Ketua DPD PAN Kudus, Ini Pesan Ketum PAN Zulkifli Hasan untuk Kader di Daerah

Sistem integrasi tanaman pangan dan ternak (SITT) bebas limbah menjadi salah satu model pertanian terpadu berkelanjutan (sustainable integrated farming).

Model pertanian itu memperhatikan aspek ramah lingkungan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kodim Pati Pecahkan Rekor Senam Gemu Fa Mire di CFD

Senin, 3 Oktober 2022 | 14:08 WIB

Hari Batik : Batik Khas Pati Jadi Tren di Eropa

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:00 WIB

Temuan Kasus TBC di Pati Masih Tinggi, Ini Pemicunya

Kamis, 29 September 2022 | 07:47 WIB
X