Lantik Ketua DPD PAN Kudus, Ini Pesan Ketum PAN Zulkifli Hasan untuk Kader di Daerah

- Jumat, 5 November 2021 | 18:44 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada  konsolidasi dan pendidikan politik sekaligus pelantikan pengurus DPD PAN Kudus, Jumat (5/11) sore. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada konsolidasi dan pendidikan politik sekaligus pelantikan pengurus DPD PAN Kudus, Jumat (5/11) sore. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengingatkan dua tujuan penting yang harus dicapai kader partainya. Dua tujuan penting itu itu yakni menjadi eksekutif atau pun di legislatif.

Eksekutif yang dimaksud Zulhas, panggilan Zulkifli Hasan, tak lain menjadi bupati, walikota, gubernur, atau presiden. Sementara di legislatif, kader harus mampu menjadi wakil rakyat di daerah maupun pusat.

“Tujuan menjadi kader hanya dua. Kalau tidak di eksekutif ya legislatif. Sebab nasib bangsa ini salah satunya ditentukan melalui politik," kata Zulhas saat memberi pengarahan pada konsolidasi dan pendidikan politik DPW PAN Jawa Tengah di kantor DPD PAN Kudus, Jumat (5/11).

BACA JUGA : Rayakan Milad, PAN Sebar Mobil Penuh Sayur, Lauk, hingga Bumbu Dapur Gratis

Zulhas mengingatkan PAN merupakan partai yang terbuka, modern, moderat, dan tengah. PAN tidak hanya memperjuangkan kelompok masyarakat tertentu, namun seluruh rakyat Indonesia tanpa melihat latar belakang suku, agama, maupun ras.

“Yang baru bergabung mungkin kurang paham bahwa PAN itu partai terbuka. Di Papua PAN punya dua orang wakil rakyat beragam Katolik, di NTT ada satu orang. Tujuan PAN Rahmatan lil Alamin. Untuk semua rakyat Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan, PAN lahir dari rahim Muhammadiyah. Bercermin dari Muhammadiyah yang berjuang tidak hanya untuk warganya saja, Muhammadiyah juga berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia.

Karena itu, PAN juga harus berjuang untuk seluruh masyarakat naik itu muslim maupun nonmuslim. “Urusan agama itu kan lakum dinukum waliyadin,” tegasnya.

Karena itu, ia menegaskan seluruh kader menjaga persatuan bangsa, tidak terjebak pada kelompok-kelompok yang justru berpotensi memecah belah bangsa. “Narasi-narasi yang menjurus perpecahan seperti cebong kampret harus dihentikan. Kader PAN harus berada di tengah menjaga persatuan bangsa,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X