Antisipasi Banjir Bandang Wonosoco, Ini Usulan Solusinya

- Kamis, 4 November 2021 | 06:25 WIB
Kondisi Perbukitan Kendeng di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Kondisi Perbukitan Kendeng di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Salah satu antisipasi banjir bandang dari lereng Perbukitan Kendeng, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan yakni dengan memperlebar aluran sungai di desa setempat. Selanjutnya, perbaikan kondisi hutan di kawasan yang gundul menjadi langkah antisipasi berikutnya.

Camat Undaan Rifai Nawawi, Rabu (3/11) menyatakan alur sungai yang harus diperlebar yakni dari lereng perbukitan yang mengarah ke pemukiman.

''Alur sungainya sempit, sehingga saat terjadi gelontoran debit limpas ke jalan dan pemukiman warga setempat,'' katanya.

BACA JUGA : Banjir Bandang Terjang Wonosoco, Rumah Warga Terendam Lumpur

Pemerintahan desa tidak mungkin kuat membiayai pelebaran alur sungai tersebut. Beberapa waktu yang lalu kebutuhan dana pelebaran alur sungai mencapai Rp 2 miliar.

''Pemerintahan desa tidak akan sanggup membiayai kegiatan dengan dana sebesar itu,'' tandasnya.

Sebagaimana telah diusulkan sebelumnya, kegiatan tersebut diharapkan dimodali pemerintah daerah atau pusat. Namun, usulan pembiayaan belum dapat direalisasikan karena keterbatasan dana Pemkab Kudus.

''Selanjutnya, yang perlu dilakukan berupa reboisasi secara terus menerus di kawasan perbukitan yang rusak,'' ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, antisipasi banjir bandang dari Pegunungan Kendeng di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan tidak akan tuntas diselesaikan Pemerintah Kabupaten Kudus saja. Pasalnya, hal tersebut terkait kondisi Hutan Kendeng yang berada di perbatasan Kabupaten Kudus, Pati dan Grobogan.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X