Pantura Rembang Sering Renggut Nyawa Pengendara, Ini Lokasi Black Spot Wajib Diwaspadai

- Senin, 1 November 2021 | 13:58 WIB
Sejumlah titik di Jalur Pantura Kabupaten Rembang diidentifikasi oleh Satlantas sebagai black spot alias titik rawan kecelakaan sepanjang 2021 ini. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Sejumlah titik di Jalur Pantura Kabupaten Rembang diidentifikasi oleh Satlantas sebagai black spot alias titik rawan kecelakaan sepanjang 2021 ini. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Jalur Pantura masih menjadi lokasi favorit terjadinya kasus kecelakaan di Kabupaten Rembang.

Sepanjang 2021 ini saja, mulai Januari sampai Oktober, total sudah ada 118 kasus kecelakaan terjadi di jalur yang kerap disebut sebagai peninggalan era kolonial itu.

Jumlah tersebut termasuk kasus kecelakaan tragis di Pantura Kragan pada pekan lalu yang merenggut nyawa seorang ibu dan dua anaknya.

Total, secara akumulasi sepanjang 10 bulan terakhir sudah ada 24 nyawa melayang sia-sia serta di Pantura Rembang.

Baca Juga: Logo Hari Pahlawan 2021 dan Makna serta Tema, Generasi Muda Wajib Paham, Generasi Tua Yuk Ikut Baca

Data dari Satlantas Polres Rembang, ada lima black spot alias titik rawan kecelakaan di Pantura Rembang yang memiliki panjang sekira 65 kilometer itu.

Titik rawan kecelakaan pertama adalah di Desa Gegunung Wetan, masuk Kecamatan Kota.

Pantauan wartawan, kasus kecelakaan cukup sering terjadi dengan melibatkan sejumlah kendaraan berat.

Tak jarang di antara korbannya pada akhirnya meninggal dunia.

Ada dugaan, padatnya arus lalu-lintas di sana juga menjadi salah satu pemicu kecelakaan.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X