Pemkab Jepara Pasang Alat Perekam Transaksi Elektronik, Dongkrak Pemasukan Pajak

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 05:05 WIB
Bupati Jepara Dian Kristiandi didampingi sejumlah pejabat terkait, mengecek alat perekam transaksi elektronik di Hotel di Sea Side Hotel Jepara, Kamis (28/10). (suaramerdeka.com/Sukardi)
Bupati Jepara Dian Kristiandi didampingi sejumlah pejabat terkait, mengecek alat perekam transaksi elektronik di Hotel di Sea Side Hotel Jepara, Kamis (28/10). (suaramerdeka.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com – Berbagai jurus ditempuh Pemerintah Kabupaten Jepara dalam upaya meningkatkan pendapatan dari pajak daerah. Diantaranya, dengan mengefektifkan pendapatan dari pajak hotel dan restauran.

Agar pelaporan pajak hotel dan restauran sesuai kondisi riil, Pemkab mengadakan gerakan pemasangan alat transaksi elektronik.

"Diharapkan dengan adanya alat perekam elektronik ini, akan mengurangi risiko kebocoran pajak. Saya berharap pendapatan pajak akan bertambah dan semakin optimal," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi pada Pencanangan gerakan pemasangan alat perekam data transaksi elektronik secara serentak Tahun 2021 di Sea Side Hotel Jepara, Kamis (28/10).

BACA JUGA : Kerusakan Parah Jalur Mayong-Nalumsari Mulai Diperbaiki, Target Rampung Awal Desember

Kemudian dilanjutkan ke sejumlah hotel dan restoran yang ada di seluruh Kota Ukir-- termasuk Karimunjawa. Mendampingi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ronzi, Kepala Disparbud Zamroni Lestiaza, Kasatpol PP Abdul Syukur, dan Kepala Diskominfo Arif Darmawan.

Setelah mencanangkan gerakan, Bupati mengecek alat perekam transaksi elektronik yang terpasang, serta mencobanya dengan cara bertransaksi secara langsung. Selanjutnya, ditempelkan stiker, bahwa hotel dan restoran ini telah memanfaatkan alat perekam transaksi elektronik.

Bupati mengatakan, Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kebersamaan wajib pajak dalam upaya peningkatan pendapatan daerah dari sektor perpajakan.

Setidaknya, ada 69 alat transaksi elektronik yang akan terpasang di hotel dan restoran di Kota Ukir hingga November nanti.

Terpasangnya alat perekam elektronik, memberikan dampak positif khususnya persentase pelaporan pajak daerah. Pajak hotel terjadi peningkatan 187 persen, dari Rp105 juta menjadi Rp304 juta rupiah perbulan. Juga pajak restoran dari rata rata Rp134 juta menjadi Rp190 juta perbulan atau naik 41 persen.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X