Abai Prokes, PTM Sejumlah Sekolah Dihentikan Sementara

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 06:55 WIB
Sejumlah warga di Kecamatan Kota mengikuti program vaksinasi massal, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Sejumlah warga di Kecamatan Kota mengikuti program vaksinasi massal, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com - Proses pembelajaran tatap muka (PTM) sejumlah sekolah terpaksa dihentikan sementara, beberapa pekan terakhir. Mereka dianggap tidak menjalankan protokol kesehatan sebagaimana mestinya.

Evaluasi digelar secara menyeluruh sebelum pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kudus Hartopo, Selasa (26/10).

Ditambahkannya, tindakan tegas tersebut diberlakukan pada sejumlah sekolah di bawah Kemenag dan Disdikpora.

BACA JUGA : Cegah Klaster Baru, Satgas Covid-19 Kudus Terjunkan Timsus ke Sekolah

''Penerapan protokol kesehatan harus dijalankan,'' katanya.

Ditambahkannya, penutupan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dilakukan selama dua hari. Saat penutupan PTM, sekolah dimintanya untuk melakukan evaluasi penerapan Prokes.
''Kalau sudah ada perbaikan silahkan buka lagi (PTM-nya)," tandasnya.

Kepada sejumlah awak media dia menegaskan, informasi soal ketidakpatuhan Prokes tidak hanya berasal dari dinas. Sesekali, pihaknya secara langsung memantau penerapan Prokes ke sejumlah sekolah tanpa direncanakan sebelumnya.

''Jika melewati sekolah, tiba-tiba saya masuk dan mengecek kondisi yang sebenarnya,'' ujarnya.

Dia menekankan Satgas covid di sekolah memiliki peran penting untuk mendisiplinkan Prokes ke seluruh warga sekolah. Disiplin prokes penting dilakukan untuk mencegah kemunculan kluster Covid di sekolah.

"Saya minta satgas covid sekolah bukan guru,'' ujarnya.

Alasannya, agar mereka dapat melakukan pemantauan secara maksimal. Beberapa sekolah yang mengajukan PTM dilihat kinerja Satgasnya.

Pekerjaan rumah lainnya berupa penuntasan target vaksinasi untuk lanjut usia. Hingga kemarin, capaiannya mencapai 35 persen. Dia berharap sebelum akhir tahun capaiannya mencapai 50 persen lebih.

''Berbagai upaya dilakukan untuk memaksimalkan vaksinasi agar kita dapat mencapai level PPKM yang lebih baik,'' tandasnya.

Halaman:
1
2

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemodal Tiongkok Minati Investasi Biogas di Kudus

Senin, 24 Januari 2022 | 06:55 WIB

Polisi Sikat Pelaku Judi Online di Kudus

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kebakaran di Pasar Kliwon, Kantor BRI Unit Kota Ludes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:23 WIB

Hanura Perintahkan Kader Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 30 Desember 2021 | 17:20 WIB
X