Kasus Senpi Ilegal Pengawal Kades Tahunan, Begini Pengakuan Tersangka

- Senin, 25 Oktober 2021 | 13:17 WIB
Kedua tersangka kasus senpi ilegal saat ditanya Kapolres Rembang terkait asal-muasal pembelian. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Kedua tersangka kasus senpi ilegal saat ditanya Kapolres Rembang terkait asal-muasal pembelian. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Sudah jatuh, tertimpa tangga pula.

Ungkapan itu rasanya cocok untuk menggambarkan nasib yang dialami Jarwo, warga Desa Tahunan Kecamatan Sale.

Jarwo yang sudah menyandang status tersangka atas kasus blokade jalan pada September 2021 lalu di Tahunan itu, kini kembali menyandang status tersangka atas kasus lainnya.

Tidak tanggung-tanggung, kasus terakhir ini terbilang berat yaitu kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Baca Juga: Sangar, Pengawal Kades Tahunan Punya Senpi Ilegal, Terancam Hukuman Mati

Ia ditetapkan tersangka bersama seorang warga asal Tuban Jatim berinisial S.

Kedua tersangka memiliki pengakuan berbeda saat ditanya Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan terkait kepemilikan senpi ilegal.

Di hadapan wartawan saat pres rilis Senin 25 Oktober 2021, Jarwo mengaku membeli senpi hanya sebagai koleksi.

Ia tidak selalu membawa senpi tersebut saat bepergian.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri Gegara Pinjol Ilegal, 57 Tersangka Ditangkap, Uang Miliran Rupiah Disita

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cucu Mbah Moen Jabat Sekretaris DPC PPP Rembang

Senin, 6 Desember 2021 | 17:05 WIB
X