Sangar, Pengawal Kades Tahunan Punya Senpi Ilegal, Terancam Hukuman Mati

- Senin, 25 Oktober 2021 | 10:44 WIB
Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan didampingi Kasatreskrim AKP Heri Dwi Utomo menunjukkan senpi ilegal milik tersangka. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan didampingi Kasatreskrim AKP Heri Dwi Utomo menunjukkan senpi ilegal milik tersangka. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Kasus tambang ilegal dan blokade jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Rembang September lalu berhasil dikembangkan polisi ke arah kasus lainnya.

Tersangka kasus blokade jalan, Jarwo, yang juga disebut polisi sebagai pengawal Kades Tahunan, dalam proses penyidikan ternyata diketahui memiliki senjata api ilegal.

Senjata api modifikasi tersebut dibeli oleh Jarwo dari seseorang warga Tuban berinisial S, seharga Rp 7,5 juta.

Harga tersebut sudah termasuk mendapat sejumlah peluru tajam.

Baca Juga: Kasus Senpi Ilegal Pengawal Kades Tahunan, Begini Pengakuan Tersangka

Sedangkan S membeli senjata api tersebut melalui aplikasi jual beli online di internet.

Polisi akhirnya mengamankan Jarwo dan S ke Mapolres Rembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Senjata api tersebut diamankan oleh polisi saat melakukan penyelidikan pada 22 Oktober 2021.

Kapolres Rembang, AKBP Dandy Ario Yustiawan saat pres rilis Senin (25/10) siang menyatakan, senjata api dengan peluru jenis FN tersebut sudah pernah dicoba oleh tersangka Jarwo sebanyak dua kali.

Baca Juga: Muncul Kasus Pengeroyokan, Keberadaan Kafe Karaoke di Kudus Dipertanyakan

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X