Pasar Tani Rembang : Ubah Garasi Kepala Dinas Jadi Lapak, Tomat hingga Petai Ludes dalam 3 Jam

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:14 WIB
Berbagai produk dan hasil pertanian petani Rembang laris-manis diserbu konsumen di pasar tani yang digelar di area garasi kantor Dinas Pertanian dan Pangan. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Berbagai produk dan hasil pertanian petani Rembang laris-manis diserbu konsumen di pasar tani yang digelar di area garasi kantor Dinas Pertanian dan Pangan. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Baca Juga: Facebook Dinilai Berlebihan, Foto Penari NTT Memukul Alat Musik Tifa Dianggap Konten Sadis, Diposting ANRI

Plt Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto mengungkapkan, secara umum harga produk dan hasil pertanian di pasar tani lebih murah daripada pasar umum.

Ada selisih meski sedikit dibandingkan dengan harga pada umumnya.

Ia menyebutkan, salah satu tujuan digelarnya pasar tani adalah untuk menjaga stabilitas harga produk dan hasil pertanian.

Sehingga petani lebih memiliki pilihan dalam menjual atau memasarkan produknya.

Baca Juga: Jelang Liga 3 Persipa Kesulitan Dana, Perusahaan di Pati Diminta Menyokong

“Ini baru pertama kali digelar di Rembang. Hasilnya, harga saedikit murah namun petani tetap dapat untung. Semua produk yang dipasarkan di pasar tani habis tidak lebih dari tiga jam. Pembeli Sebagian ASN dan lainnya masyarakat umum,” jelas Iwan.

Iwan merencanakan, akan menggelar secara rutin pasar tani untuk petani di Rembang.

Baca Juga: Skuad PSIR Rembang Dilaunching. Hai Tim-tim Liga 3 Jateng 2021 Waspadalah! Laskar Dampo Awang Comeback

Pihaknya akan terlebih dahulu melihat ketersediaan sarana, apakah akan digelar setiap pekan sekali atau dua pekan sekali.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Ada Alsintan Yang Disalahgunakan

Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
X