15 Menit Disapu Puting Beliung, Seratusan Rumah Warga Empat Desa di Kudus Rusak

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 21:09 WIB
Warga Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaaten Kudus memperbaiki atap rumahnya yang rusak parah diterjang angin kencang, Kamis (21/10). (suaramerdeka.com/dok)
Warga Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaaten Kudus memperbaiki atap rumahnya yang rusak parah diterjang angin kencang, Kamis (21/10). (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com – Seratusan rumah di empat desa di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus rusak setelah disapu angin puting beliung, Kamis (21/10) sore. Angin kencang menyapu empat desa yakni Desa Glagahwaru, Medini, Lambangan, dan Kalirejo, Kecamatan Undaan.

Wahyu, warga Desa Glagahwaru mengatakan, hujan disertai angin kencang berlangsung sekitar 15 menit. “Angin kencang membuat sebagian rumah warga rusak. Kerusakan merata. Kami masih melakukan pendataan,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan, dari pendataan sementara ada sebanyak 106 rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat.

BACA JUGA : Pohon Berumur 500 Tahun Itupun Akhirnya Tumbang Diterjang Hujan dan Angin, Tiga Orang Warga Terluka

Kerusakan terparah terjadi di Desa Glagahwaru. Total sebanyak 82 rumah di 5 RW mengalami rusak parah. Kerusakan lainnya akibat angin kencang ini berada di Desa Kalirejo sebanyak 19 rumah, Desa Lambangan sebanyak tiga rumah, dan Desa Medini sebanyak dua rumah.

Hujan disertai angin kencang itu berlangsung pada pukul 15.45 WIB hingga 16.00 WIB.

“Hujan deras disertai angin kencang yang melanda di sebagian wilayah Kecamatan Undaan mengakibatkan sebagain rumah mengalami kerusakan di bagian atap rumah dari kategori ringan, sedang sampai dengan berat,” katanya.

Budi mengatakan, BPBD bersama TNI, Polri, relawan, dan warga telah melakukan pendataan kebutuhan bantuan untuk memperbaiki rumah warga. Selain genting untuk menambal atap rumah warga yang rusak disapu angin, warga juga membutuhkan papan, atap galvalum, hingga logistik.

“Penanganan darurat pembenahan rumah warga yang rusak akan dilanjutkan bersama TNI, Polri, warga, serta Relawan Jumat (22/10) pagi mulai jam 08.00 WIB,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Persiku Junior Ditarget Berprestasi di Piala Soeratin

Senin, 6 Desember 2021 | 06:10 WIB

BNPB Rekomendasikan BPBD Kudus Naik Klasifikasi A

Jumat, 3 Desember 2021 | 07:05 WIB

Penanganan Banjir Bandang Wonosoco Terabaikan

Kamis, 2 Desember 2021 | 07:15 WIB

Ratusan Meter Tanggul Kritis di Sungai Dawe Diperkuat

Selasa, 30 November 2021 | 07:47 WIB
X