Antisipasi Banjir di Temulus, Gorong-gorong Mendesak Dilebarkan

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:05 WIB
Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto mengecek lokasi perbaikan infrastruktur mengantisipasi banjir di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto mengecek lokasi perbaikan infrastruktur mengantisipasi banjir di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan sejumlah antisipasi menghadapi musim penghujan. Salah satu satu kawasan yang mendapat penekanan yakni sejumlah area di Kecamatan Mejobo. Wilayah tersebut mempunyai potensi kerawanan saat terjadi peningkatan debit sungai.

Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto, Rabu (20/10) menyatakan timnya telah menginventarisasi sejumlah persoalan terkait antisipasi banjir. Salah satunya, perbaikan sejumlah infrastruktur.

''Ada sejumlah antisipasi yang kami lakukan di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo,'' katanya.

BACA JUGA : PUPR Benahi Kerusakan Jalan Kudus-Jepara

Antisipasi banjir di kawasan tersebut dilakukan dengan pelebaran gorong-gorong. Gorong-gorong yang di sejumlah titik menyempit akan diperlebar.
''Gorong-gorong akan diperlebar menjadi 3,5 meter sepanjang 8 meter,'' tandasnya.

Disinggung soal usulan normalisasi sungai di kawasan tersebut, Arief menyebutkan kegiatan tersebut kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana di Semarang.

Sebenarnya, melalui koordinasi hal tersebut dimungkinkan dilakukan institusinya.

''Namun, dana yang dibutuhkan terlalu besar dan kami tidak mempunyai anggaran yang cukup,'' tandasnya.

Sebelumnya, juga sudah dilakukan antisipasi banjir secara keseluruhan. Ratusan kubik tanah uruk dan alat berat disiagakan bila kondisi di lapangan memerlukan.

''Kami juga mengantisipasi musim penghujan dengan menyiapkan material banjiran agar saat dibutuhkan sudah siap digunakan,'' ujarnya didampingi Kabid Sumber Daya Air, Rasiono.

Antisipasi dampak musim penghujan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Pihaknya hanya mendukung material dan personel saja.

''Yang jelas, bila terjadi sesuatu kami siap membantu,'' paparnya.

Material banjiran juga sudah disiapkan jauh-jauh hari. Tidak hanya itu, serangkaian kegiatan normalisasi dengan skala kecil juga sudah digelar tahun ini.

Persoalan banjir sangat kompleks penyebabnya. Selain kondisi sarana dan prasarana, pihaknya juga mengharapkan partisipasi publik untuk dapat menjaga berbagai fasilitas pengairan yang ada. Termasuk diantaranya, kesadaran untuk dapat ikut menjaga sungai dan bantarannya.

"Misalnya dengan tidak membuang sampah di sungai,'' ujarnya.

 

Halaman:
1
2

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Sikat Pelaku Judi Online di Kudus

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kebakaran di Pasar Kliwon, Kantor BRI Unit Kota Ludes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:23 WIB

Hanura Perintahkan Kader Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 30 Desember 2021 | 17:20 WIB

Luas Kabupaten Kudus Bertambah 2.228 Hektare

Senin, 27 Desember 2021 | 07:25 WIB
X