PUPR Benahi Kerusakan Jalan Kudus-Jepara

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:55 WIB
Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto memimpin tim terkait tahap awal perbaikan Jalan RA Kusumadya-Mijen, Senin (18/10) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto memimpin tim terkait tahap awal perbaikan Jalan RA Kusumadya-Mijen, Senin (18/10) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Sebagian Jalan RA Kusumadya-Mijen, yang merupakan jalur alternatif Kabupaten Kudus-Kabupaten Jepara rusak. Selain dampak musim penghujan, tingginya lalu lintas harian yang didominasi truk-truk besar menjadi pemicu kerusakan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus mempersiapkan perbaikan jalan yang rusak dan ditarget tuntas sebelum akhir tahun.

Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto, Senin (18/10) memimpin tim melakukan persiapan tahap awal sebelum perbaikan jalan. Berdasarkan pantauan lapangan, sepertiga ruas Jalan RA Kusumadya-Mijen rusak dan perlu dibenahi.

''Panjang jalan sekitar lima kilometer, sepertiganya rusak pada beberapa titik,'' katanya kepada Suara Merdeka.

BACA JUGA : PUPR Kudus Perbaiki 4.290 Meter Jalan Rusak

Ditambahkannya, tahun ini pihaknya mendapatkan alokasi Rp 8,7 miliar untuk pembangunan sejumlah infrastruktur. Alokasi sebesar itu dibagi untuk tiga bidang, Bina Marga, Tata Bangunan dan Drainase dan Sumber Daya Air.

''Untuk perbaikan jalan masih dihitung kebutuhannya dengan memperhatikan kondisi di lapangan,'' jelasnya.

Perbaikan jalan disesuaikan dengan kondisi akses penghubung yang ada. Konstruksi jalan yang ada bukan dipondasi beton. Penanganan jalan yang rusak menggunakan Lapis aspal beton (Laston) sebagai lapis aus atau AC-WC (Asphat Concrete–Wearing Course).

Metode tersebut merupakan salah satu jenis perkerasan lentur dan merupakan lapis permukaan perkerasan yang berhubungan langsung dengan beban lalu lintas. Lapisan ini dirancang tahan terhadap perubahan cuaca dan gaya geser.

Pantauan Suara Merdeka di lapangan, sejumlah kendaraan berat terlihat melambat mendekati kondisi jalan yang rusak. Kondisi tersebut meskipun tidak sampai menimbulkan ketersendatan, membuat barisan antrean beberapa kendaraan.

Kabid Bina Marga Harry Wibowo, menambahkan perbaikan jalan di kawasan tersebut terkakhir kali digelar pada 2019. Akses jalan didominasi kendaraan berat menuju perbatasan Kabupaten Kudus-Kabupaten Jepara.

Halaman:
1
2

Editor: Abdul Muiz

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi Bulan Dana PMI Kudus Capai Rp 925,6 Juta

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X